Welem Sambolangi Jawab Keluhan Warga, Jalan Poros Saloan Dikerjakan

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA – Setelah puluhan tahun hanya menjadi keluhan dan mimpi panjang, akhirnya jalan poros Tabang–Pana, tepatnya di segmen Desa Saloan, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, resmi mulai dikerjakan. Pemerintah Daerah Mamasa kini mengerjakan proyek peningkatan jalan dengan pengerasan menggunakan timbunan batu, menggantikan kondisi sebelumnya yang berlumpur dan menyulitkan akses warga.

Selama ini, jalan tersebut dikenal sebagai titik tersulit karena karakteristik tanahnya yang berpasir dan mudah berubah menjadi kubangan saat musim hujan. Tak sedikit kendaraan roda empat yang terperosok hingga setengah badan saat melintas. Warga pun harus bersabar bertahun-tahun tanpa kepastian kapan jalan ini akan diperbaiki.

Namun masa penantian itu berakhir di masa kepemimpinan Bupati Welem Sambolangi dan Wakil Bupati H. Sudirman. Pemerintah Kabupaten Mamasa menjadikan proyek ini sebagai prioritas. Sejumlah alat berat telah dikerahkan dan proses pengerjaan tampak berlangsung di berbagai titik. Masyarakat pun menyambut gembira langkah nyata ini.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa, khususnya Bupati, Dinas PU, dan para anggota DPRD yang telah merespons keluhan kami. Jalan ini akhirnya diperhatikan juga setelah puluhan tahun,” tulis Kepala Desa Saloan, Delpri, dalam unggahan status WhatsApp-nya.

Kepala Dinas PUPR Mamasa, Oktavianus Masuang, menyatakan bahwa pengerjaan segmen Saloan merupakan bagian dari komitmen Pemda untuk membuka isolasi wilayah dan memperkuat konektivitas antar kecamatan. “Panjang jalan yang dikerjakan sekitar lima kilometer. Ini bagian dari upaya menjangkau desa-desa yang aksesnya selama ini terbatas,” ungkapnya.

Selain penting untuk koneksi antarwilayah, jalan ini juga menjadi jalur vital menuju pusat pemerintahan dan pasar tradisional. Kondisi sebelumnya yang rusak parah telah memperlambat pergerakan barang dan jasa serta menyulitkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.

Dengan dimulainya proyek ini, masyarakat berharap pembangunan tidak terhenti di tengah jalan. Progres pengerasan di segmen Saloan diyakini sebagai awal dari pembenahan menyeluruh infrastruktur Mamasa bagian timur.

Penulis : Leo MdB

Berita Terkait

Rotasi Pejabat Polres Mamasa, AKP Ilyas Jabat Kabag Ops Sejumlah Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan
Longsor Terjang Rumah Warga di Mamasa, Kerugian Capai Rp20 Juta
Temuan di Ompreng MBG MI Uhaidao, SPPG Aralle Bergerak Cepat Lakukan Penelusuran
PLN Bakaru dan BPD Sulselbar Serahkan 7 Motor Sampah ke Pemkab Mamasa
Upacara Haridiknas di Mamasa Menuai Sorotan, Susunan Acara Dipertanyakan, Kadis Pendidikan: Ada Ada Saja
Koperasi Merah Putih Mamasa Dikebut, FORKOMAK Minta Pengawasan Diperketat
Program MBG Berhasil, DPRD Mamasa Apresiasi Dampak Positif bagi Masyarakat
MUBES MDF Mamasa 2026 Digelar Maraton 14 Jam, 50 Kreator Siap Jadi Garda Literasi Digital!
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:55 WIB

Rotasi Pejabat Polres Mamasa, AKP Ilyas Jabat Kabag Ops Sejumlah Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:42 WIB

Longsor Terjang Rumah Warga di Mamasa, Kerugian Capai Rp20 Juta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:29 WIB

Temuan di Ompreng MBG MI Uhaidao, SPPG Aralle Bergerak Cepat Lakukan Penelusuran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:04 WIB

PLN Bakaru dan BPD Sulselbar Serahkan 7 Motor Sampah ke Pemkab Mamasa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:16 WIB

Upacara Haridiknas di Mamasa Menuai Sorotan, Susunan Acara Dipertanyakan, Kadis Pendidikan: Ada Ada Saja

Berita Terbaru