Welem Sambolangi Dipuji Aktivis Nasional: Pemimpin Visioner yang Merawat Budaya Mamasa

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Nama Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, kembali mencuri perhatian publik nasional. Kali ini, pujian datang dari Aat Hidayat Toempang, mantan pengurus besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Bidang Hukum dan HAM, yang menyebut Welem sebagai sosok pemimpin visioner, inklusif, dan merakyat.

Aat menegaskan bahwa kepemimpinan Welem tidak hanya berkutat pada urusan administratif pemerintahan, tetapi juga menyentuh nilai-nilai budaya dan nurani masyarakat. “ adalah contoh pemimpin daerah yang konsisten meletakkan kebudayaan lokal sebagai fondasi pembangunan. Ia tidak sekadar membangun fisik, tetapi juga merawat identitas Mamasa,” ujarnya.

Menurut Aat, keunggulan utama dari Welem adalah kemampuannya membuka ruang partisipasi publik secara luas. Dalam setiap kebijakan pembangunan, Welem melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga kelompok masyarakat sipil. “ sangat humanis. Beliau bukan hanya dipandang sebagai pejabat, tetapi juga menjadi figur ayah bagi masyarakat Mamasa,” lanjut Aat.

Di tengah tantangan birokrasi dan keterbatasan anggaran, Welem tetap mampu menunjukkan arah pembangunan yang progresif dan terukur. Stabilitas daerah tetap terjaga, infrastruktur menjangkau pelosok, dan sektor pendidikan serta kesehatan terus menjadi prioritas utama pemerintahannya.

“Kami sebagai mantan aktivis PB HMI melihat beliau sebagai teladan kepemimpinan lokal. Saat banyak kepala daerah kehilangan arah, beliau tetap berdiri tegak di atas kompas nilai. Itu yang membuat kami hormat,” tegas Aat dengan nada penuh penghargaan.

Aat pun berharap sosok Welem dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya kader HMI di Mamasa dan Sulawesi Barat, agar melihat kepemimpinan sebagai pengabdian bernilai, bukan sekadar perebutan jabatan struktural.

Apresiasi dari kalangan aktivis nasional ini menjadi sinyal bahwa kepemimpinan berlandaskan nilai, budaya, dan pendekatan inklusif adalah kebutuhan utama dalam menjawab tantangan pembangunan sosial-ekonomi saat ini.

Penulis : Leo MdB

Berita Terkait

Rotasi Pejabat Polres Mamasa, AKP Ilyas Jabat Kabag Ops Sejumlah Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan
Longsor Terjang Rumah Warga di Mamasa, Kerugian Capai Rp20 Juta
Temuan di Ompreng MBG MI Uhaidao, SPPG Aralle Bergerak Cepat Lakukan Penelusuran
PLN Bakaru dan BPD Sulselbar Serahkan 7 Motor Sampah ke Pemkab Mamasa
Upacara Haridiknas di Mamasa Menuai Sorotan, Susunan Acara Dipertanyakan, Kadis Pendidikan: Ada Ada Saja
Koperasi Merah Putih Mamasa Dikebut, FORKOMAK Minta Pengawasan Diperketat
Program MBG Berhasil, DPRD Mamasa Apresiasi Dampak Positif bagi Masyarakat
MUBES MDF Mamasa 2026 Digelar Maraton 14 Jam, 50 Kreator Siap Jadi Garda Literasi Digital!
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:55 WIB

Rotasi Pejabat Polres Mamasa, AKP Ilyas Jabat Kabag Ops Sejumlah Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:42 WIB

Longsor Terjang Rumah Warga di Mamasa, Kerugian Capai Rp20 Juta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:29 WIB

Temuan di Ompreng MBG MI Uhaidao, SPPG Aralle Bergerak Cepat Lakukan Penelusuran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:04 WIB

PLN Bakaru dan BPD Sulselbar Serahkan 7 Motor Sampah ke Pemkab Mamasa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:16 WIB

Upacara Haridiknas di Mamasa Menuai Sorotan, Susunan Acara Dipertanyakan, Kadis Pendidikan: Ada Ada Saja

Berita Terbaru