FGD Ranperda Kumuh, Diskrumkitan Polman Siap Ubah Wajah 160 Hektare Permukiman

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI MANDAR — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diskrumkitan) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menyerap aspirasi publik dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, Selasa, 30 Juli 2025, di Aula Balitbangren Polman.

Diskusi ini menjadi langkah strategis menyambut perubahan besar terhadap 18 kawasan kumuh di Polman seluas total 160,54 hektare yang tersebar di enam kecamatan. Penetapan kawasan kumuh ini sebelumnya tertuang dalam SK Bupati Polewali Mandar Nomor 2320 Tahun 2024.

Kegiatan dihadiri lintas instansi, mulai dari perwakilan Balai BP3KP, Bappeda Provinsi Sulawesi Barat, Kantor Wilayah Kemenkumham, Diskrumkitan Provinsi, Pj. Sekda Polman, Dinas PU dan Tata Ruang, DLHK, Dinas Sosial, camat, lurah, kepala desa, akademisi, hingga unit teknis lainnya.

Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah Polman, H. Ahmad Saefuddin, SH, MM, menekankan pentingnya menyusun Perda yang lahir dari diskusi terbuka, partisipatif, dan berbasis kondisi riil masyarakat.

“Inilah proses yang harus dilalui. Perda ini akan menjadi payung hukum penting agar pembangunan kawasan permukiman lebih terarah dan sesuai kebutuhan daerah,” ujar Ahmad Saefuddin.

Sementara itu, Kepala Diskrumkitan Polman, Drs. Mujahidin, M.Si, menegaskan bahwa penyusunan Ranperda ini merujuk pada amanat UUD 1945, yakni hak masyarakat atas tempat tinggal layak, lingkungan sehat, dan kehidupan sejahtera.

“Ini bukan sekadar regulasi, tetapi bentuk komitmen menghadirkan keadilan pembangunan bagi warga yang tinggal di kawasan kumuh,” jelas Mujahidin.

FGD ini diharapkan mampu merumuskan Ranperda yang tidak hanya solutif dan berkelanjutan, tapi juga mampu menjadi pendorong utama peningkatan kualitas hidup masyarakat Polewali Mandar ke depan.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Salogatta Fun Run 2026 Meriah! 150 Peserta Taklukkan Rute 7 Kilometer

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:52 WIB