Danramil 1402-01/Polewali Pimpin Pemadaman Api Yang Membakar Lahan Dan Hutan Di Bukit Anreapi

- Jurnalis

Kamis, 28 September 2023 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN,- Komandan Koramil 1402-01/Polewali Kapten Inf Ahmad Yani bersama anggota koramil, Babinkamtibmas dan warga terjun langsung memadamkan api yang membakar lahan dan hutan.

 

Kebakaran lahan dan hutan terjadi di bukit Anreapi di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar. Kamis (28/9/2023).

 

“Penyebab kebakaran diduga karena ada warga yang panen sarang lebah madu di hutan”, Kata Danramil.

 

Kebakaran sudah meluas sehingga titik api sangat sulit dijangkau dengan kendaraan pemadam kebakaran.

 

“Kami hanya menggunakan alat seadanya menggunakan tangki sprayer menelusuri bukit yang cukup terjal yang ada titik api,” Bebernya.

 

Siang ini kobaran api dipermukaan sudah mulai padam, Namun yang yang menjalar di perakaran kayu lapuk sangat sulit dipadamkan karena keterbatasan air.

 

Kami juga mengimbau kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada, hindari membersihkan lahan dengan cara membakar karena cuaca panas sangat ekstrim dan angin kencang sehingga api bisa saja muncul kembali. Tandasnya. (Zik)

Danramil 1402-01/Polewali Pimpin Pemadaman Api Yang Membakar Lahan Dan Hutan Di Bukit Anreapi

POLMAN,- Komandan Koramil 1402-01/Polewali Kapten Inf Ahmad Yani bersama anggota koramil, Babinkamtibmas dan warga terjun langsung memadamkan api yang membakar lahan dan hutan.

Kebakaran lahan dan hutan terjadi di bukit Anreapi di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar. Kamis (28/9/2023).

“Penyebab kebakaran diduga karena ada warga yang panen sarang lebah madu di hutan”, Kata Danramil.

Kebakaran sudah meluas sehingga titik api sangat sulit dijangkau dengan kendaraan pemadam kebakaran.

“Kami hanya menggunakan alat seadanya menggunakan tangki sprayer menelusuri bukit yang cukup terjal yang ada titik api,” Bebernya.

Siang ini kobaran api dipermukaan sudah mulai padam, Namun yang yang menjalar di perakaran kayu lapuk sangat sulit dipadamkan karena keterbatasan air.

Kami juga mengimbau kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada, hindari membersihkan lahan dengan cara membakar karena cuaca panas sangat ekstrim dan angin kencang sehingga api bisa saja muncul kembali. Tandasnya. (Zik)

Berita Terkait

Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar
Pansel Umumkan Tiga Besar Kandidat JPT Pratama Pemkab Polman 2026
Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal
Sekda Sulbar Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
Satu Data Sulbar Diperkuat, Pemprov Integrasikan Data Desa hingga Provinsi
Raker Pimpinan Sulbar Evaluasi PSN, SDK Soroti Masalah Data dan Koordinasi
Pemprov Sulbar Gelar Dzikir Bersama Sambut 1448 H, Gubernur Suhardi Duka: Ini Ikhtiar Memohon Keberkahan dan Rezeki
BPBD Sulbar Evaluasi Kinerja Triwulan II 2026, Perkuat Program Penanggulangan Bencana
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:43 WIB

Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pansel Umumkan Tiga Besar Kandidat JPT Pratama Pemkab Polman 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:04 WIB

Sekda Sulbar Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:01 WIB

Satu Data Sulbar Diperkuat, Pemprov Integrasikan Data Desa hingga Provinsi

Berita Terbaru