MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal evaluasi kinerja Triwulan II Tahun 2026 di Ruang Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sulbar, Rabu, 17 Juni 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, dan dihadiri Sekretaris BPBD Sulbar, para kepala bidang, pejabat fungsional, serta jajaran staf terkait. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang periode April hingga Juni 2026.
Dalam rapat tersebut, seluruh bidang memaparkan perkembangan program kerja masing-masing, termasuk capaian kinerja, realisasi anggaran, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengukur efektivitas program sekaligus memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.
Selain itu, forum evaluasi juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi hambatan yang muncul di lapangan dan merumuskan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Sulawesi Barat.
Pelaksanaan evaluasi ini sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa evaluasi kinerja merupakan bagian penting dalam siklus manajemen organisasi untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Evaluasi ini bertujuan menilai capaian pelaksanaan program, kegiatan, serta realisasi target kinerja BPBD Sulawesi Barat. Hasil evaluasi menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program ke depan,” ujar Yasir Fattah.
Ia menambahkan, hasil evaluasi Triwulan II akan menjadi dasar dalam menyusun strategi percepatan pelaksanaan program prioritas pada semester kedua tahun 2026, termasuk penguatan kapasitas mitigasi bencana, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, serta optimalisasi koordinasi antarinstansi dalam penanganan kebencanaan.
Melalui evaluasi berkala tersebut, BPBD Sulbar berharap seluruh program yang dijalankan dapat semakin tepat sasaran, efektif, dan mampu mendukung terwujudnya pelayanan kebencanaan yang cepat, tanggap, dan profesional bagi masyarakat Sulawesi Barat.










