JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen yang dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat turut mendampingi dan memfasilitasi agenda Pemerintah Provinsi Sulbar sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Rapat koordinasi ini digelar untuk memperkuat sinergi dalam mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Permanen yang menjadi salah satu program strategis nasional guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para sekretaris daerah serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam arahannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan lahan, percepatan proses administrasi, serta penguatan koordinasi lintas sektor agar pembangunan Sekolah Rakyat Permanen dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menghadirkan pemerataan pendidikan yang berkualitas serta membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Sulbar Junda Maulana menyampaikan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat Permanen. Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujar Junda Maulana.
Ia menilai program Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi instrumen pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Sementara itu, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat terus berperan aktif dalam menjembatani koordinasi antara Pemprov Sulbar dengan kementerian dan lembaga pemerintah pusat guna mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pembangunan daerah.
Melalui partisipasi dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap pembangunan Sekolah Rakyat Permanen dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan generasi muda Sulbar.
Langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar, termasuk sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.










