Bapperida Sulbar Dampingi Pemkab Mamasa dalam Pelaporan Rencana Aksi HAM 2025

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan Pendampingan Pelaporan Rencana Aksi Hak Asasi Manusia (HAM) Pemerintah Kabupaten Mamasa di Ruang Rapat Kantor Bappeda Mamasa, Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelaporan Rencana Aksi HAM B.08 Tahun 2025.

Ini sesuai dengan Misi Kelima Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yaitu Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kementerian HAM Sulbar, Fahrizal Jasin, menghadirkan berbagai perangkat daerah dan unsur masyarakat sipil.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Mamasa Hermin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami bersyukur dan sangat bahagia atas inisiasi kegiatan ini. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas pelaporan Rencana Aksi HAM di Mamasa,” ujar Hermin.

Kegiatan ini juga menghadirkan Masita Pratiwi Husni, Fungsional Perencana Ahli Muda, yang mewakili Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, sebagai narasumber. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaporan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM).

“Bapperida Sulbar berkomitmen mendampingi dan membina pelaporan Rencana Aksi HAM di daerah, sebagai bagian dari misi Panca Daya Sulbar untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan dasar yang berkualitas,” jelas Masita.

Dalam sesi teknis, tim dari Biro Hukum bersama Bapperida Sulbar membahas secara rinci lima aksi utama dalam pelaporan HAM, mulai dari Aksi 1 hingga Aksi 5. Diskusi juga mencakup identifikasi kendala yang dihadapi Kabupaten Mamasa dalam pelaksanaan aksi tersebut.

Sementara, Fahrizal Jasin menekankan bahwa Mamasa masih memiliki ruang untuk peningkatan dalam pelaporan Rencana Aksi HAM.

“Kami melihat masih ada tantangan yang perlu diatasi. Pendampingan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Mamasa dalam memperkuat komitmen terhadap HAM,” ungkapnya.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai OPD Kabupaten Mamasa, termasuk Dinas DP3A, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Koperindag dan UMKM, serta Serikat Pekerja Perempuan Kabupaten Mamasa. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan keseriusan Mamasa dalam menjadikan HAM sebagai bagian integral dari pembangunan daerah. (Rls)

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru