Satpol PP Polewali Mandar Tertibkan Gepeng di Lampu Merah

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar menggelar operasi penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang berkeliaran di sejumlah titik lampu merah dalam wilayah Kota Polewali, Kamis (2/10/2025). Operasi ini dilakukan bersama Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A).

Penertiban yang berlangsung sejak siang hari menyasar titik-titik strategis, khususnya lampu merah yang selama ini kerap menjadi lokasi aktivitas para gepeng. Kehadiran mereka dinilai mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Sekretaris Satpol PP Polewali Mandar memimpin langsung jalannya operasi bersama puluhan personel Satpol PP. Turut mendampingi, tim dari Dinsos dan DP2KBP3A yang bertugas melakukan pendataan serta pendekatan persuasif kepada para gepeng, termasuk anak-anak dan perempuan yang terjaring.

Menurut penjelasannya, kegiatan ini tidak semata-mata untuk menertibkan, tetapi juga mengedepankan aspek kemanusiaan. “Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan perlindungan kepada kelompok rentan. Selanjutnya, mereka akan dibina oleh Dinas Sosial dengan pendampingan dari PPA untuk proses rehabilitasi sosial,” ujarnya.

Dari hasil operasi, sejumlah gepeng berhasil diamankan untuk didata dan diberikan pembinaan awal. Mereka kemudian diarahkan ke program-program pembinaan sosial dan ekonomi yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Polewali Mandar dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang tertib, aman, dan manusiawi, sekaligus menekan angka keberadaan pengemis jalanan yang semakin marak di ruang publik.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru