Kebakaran Lahan Hanguskan 3 Hektar di Balanipa, Polisi Selidiki Penyebab

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Jumat (3/10/2025) siang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.30 WITA di Dusun Palottengan, Desa Lego, tepatnya di Jalan Poros Batas Desa Pambussuang – Desa Lego.

Bhabinkamtibmas Desa Lego, Brigpol Saifullah, yang menerima laporan dari masyarakat segera berkoordinasi dengan Polsek Tinambung. Bersama KSPKT I Polsek Tinambung, Aiptu Baskar, serta personel piket, petugas langsung mendatangi lokasi kebakaran untuk melakukan penanganan cepat.

Upaya pemadaman turut melibatkan tim Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang dipimpin Danru Syarifuddin, aparat desa, serta warga setempat. Dengan menggunakan peralatan khusus berupa jetsotter, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA.

Lahan yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama E’ba, warga Desa Pambussuang. Luas area terdampak diperkirakan mencapai tiga hektar. Beruntung, api tidak sampai merembet ke permukiman warga, namun kepulan asap sempat membuat warga panik.

Kapolsek Tinambung IPTU M Azharil Naufal menegaskan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. “Kami akan mendalami apakah kebakaran ini akibat kelalaian atau memang ada unsur kesengajaan,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca panas dan kering sangat rawan memperbesar kobaran api.

Sementara itu, Kepala Desa Lego, Asry, mengatakan penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Ia menyebut kejadian serupa telah berulang kali terjadi di lokasi tersebut. “Dugaan sementara dipicu suhu panas ekstrem dengan kondisi lahan yang kering dan berangin,” ungkapnya.

Peristiwa kebakaran lahan ini menambah daftar kasus serupa yang kerap muncul setiap musim kemarau. Aparat mengingatkan warga agar lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, demi mencegah kerugian yang lebih besar.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru