POLEWALI – Upaya pencegahan banjir kembali digencarkan di Kecamatan Polewali. Pada Jumat, 21 November 2025, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ikut ambil bagian dalam kerja bakti terpadu yang digelar Pemerintah Kecamatan Polewali sebagai langkah nyata mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah Kelurahan Pekkabata.
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan keterlibatan lintas instansi, mulai dari TNI, Satpol PP, Damkar Polman, hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Sinergitas ini menjadi bukti kuat bahwa penanganan persoalan banjir memerlukan kekompakan serta kepedulian bersama antarinstansi.
Camat Polewali, dalam arahannya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta kerja bakti. “Saya sangat mengapresiasi kehadiran TNI, Satpol PP, Damkar, dan DLHK. Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Fokus utama kegiatan adalah pembersihan saluran air yang selama ini kerap tersumbat dan menjadi sumber genangan hingga banjir ketika musim hujan tiba. Beberapa titik drainase harus dibongkar dan digali ulang demi memastikan aliran air kembali normal dan tidak mengancam permukiman warga.
Keikutsertaan Satpol PP Polman dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya mitigasi bencana, sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Tidak hanya membersihkan, petugas juga membantu memastikan jalur air tetap layak dan bebas hambatan.
Pemerintah Kecamatan Polewali berharap kerja bakti terpadu seperti ini terus dilaksanakan secara berkala, sebagai langkah preventif dan efektif dalam mengantisipasi banjir. Dengan lingkungan yang bersih, drainase lancar, dan sinergi antarinstansi yang solid, masyarakat Pekkabata diharapkan dapat terhindar dari bencana banjir yang selama ini menjadi ancaman tahunan.










