Website Desa Jadi Mesin PAD, Kadis Kominfo Polman Gaspol Digitalisasi

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI MANDAR – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mulai mengarahkan pandangan serius pada pemanfaatan aset digital sebagai sumber baru peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Polewali Mandar, Aco Musaddad HM, mengusulkan terobosan strategis dengan mengoptimalkan website desa dan kelurahan sebagai “jendela digital” sekaligus pasar daring (marketplace) untuk mempromosikan potensi lokal.

Gagasan tersebut disampaikan Aco Musaddad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Polewali Mandar yang digelar di Gedung DPRD, Selasa (30/12/2025). Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Focus Group Discussion (FGD) yang sebelumnya diselenggarakan Badan Keuangan Kabupaten Polewali Mandar bekerja sama dengan Logos Politica, menghadirkan unsur akademisi, politisi, birokrat, hingga praktisi.

RDP strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, didampingi Wakil Ketua DPRD Amiruddin, serta dihadiri sejumlah pimpinan komisi. Turut hadir jajaran kepala OPD penting, antara lain Kadis Pendapatan Alimuddin, Kadis PUPR Husain Ismail, Kadis Perindagkop Andi Chandra Sigit, Kepala Badan Keuangan Muhammad Nawir, Kabag Hukum Sukri, serta perwakilan Aset Daerah dan Balitbangren.

Pertemuan diawali pemaparan dari Maemunis, Direktur Logos Politica Sulbar, yang menyampaikan hasil dan rekomendasi FGD terkait strategi peningkatan PAD berbasis data dan potensi wilayah.

Dalam sesi diskusi, Aco Musaddad menegaskan bahwa era transformasi digital menuntut perubahan cara berpikir dalam menggali pendapatan daerah. Menurutnya, pendekatan konvensional harus diperkuat dengan riset, data, dan teknologi agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Ia merumuskan dua langkah kunci. Pertama, riset dan pemetaan potensi PAD secara menyeluruh di seluruh wilayah Polewali Mandar. Pemetaan ini penting untuk mengetahui secara detail sektor unggulan setiap desa dan kelurahan, mulai dari pariwisata, UMKM, kerajinan, hingga sumber daya alam.

Kedua, transformasi website desa dan kelurahan. Aco menekankan, website tidak lagi cukup hanya menampilkan informasi administratif, melainkan harus berkembang menjadi jendela digital yang mempromosikan keunggulan daerah, sekaligus pasar digital yang memfasilitasi pelaku ekonomi lokal memasarkan produknya secara lebih luas.

“Website desa dan kelurahan harus kita jadikan jendela digital. Dari sana, potensi daerah bisa dikenal investor, wisatawan, dan pasar yang lebih luas, sekaligus menjadi marketplace yang kompetitif,” tegas Aco Musaddad di hadapan pimpinan DPRD.

Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari unsur legislatif. Ketua DPRD Fahry Fadly menilai, sinkronisasi lintas OPD menjadi kunci keberhasilan. Data riset dari Balitbangren, dukungan infrastruktur dari PUPR, serta publikasi dan pengelolaan digital oleh Kominfo SP diyakini mampu membentuk ekosistem peningkatan PAD yang berkelanjutan.

RDP ini diharapkan menjadi titik balik bagi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam memanfaatkan aset digital secara maksimal, bukan hanya untuk meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa secara inklusif.

Berita Terkait

Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta
Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat
BRI Polewali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan
Jelang Pelantikan IJS Polman, Ketua IJS Sulbar Kunjungi Sekertariat Pastikan Seluruh Persiapan Matang
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
BRI Polewali Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat pada Idul Adha 1447 Hijriah
CV Mario Mandiri Perkasa Hadirkan Laboratorium Seed Processing Kakao di Sulbar
Aktivis Desak Kajati Baru Sulbar Tuntaskan Mega Korupsi DPRD Polman
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15 WIB

Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat

Senin, 1 Juni 2026 - 09:23 WIB

BRI Polewali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:20 WIB

Jelang Pelantikan IJS Polman, Ketua IJS Sulbar Kunjungi Sekertariat Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB