Balanipa! SDK Dorong Pemekaran, Sinyal Kabupaten Baru Makin Kuat

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menghadiri Kongres Rakyat Balanipa Mandar di Pondok Pesantren Modern Darul Mahfud, Desa Leko Padis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sabtu, 4 April 2026.

Kehadiran SDK menjadi magnet kuat dalam agenda besar perjuangan pembentukan Kabupaten Balanipa. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Anggota DPR RI Ajbar Abdul Kadir, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Bupati Polman Samsul Mahmud, hingga tokoh adat dan pejuang Balanipa.

Dalam pidatonya, SDK menegaskan bahwa Balanipa bukan sekadar wacana, melainkan fakta sejarah yang pernah berdiri sebagai entitas pemerintahan sejak abad ke-17 di bawah kepemimpinan Raja I Manyambungi.

“Sesungguhnya Balanipa ini adalah fakta. Sudah menjadi negara sebelum kemerdekaan. Perjuangan kita hari ini adalah mengembalikan fakta itu,” tegas SDK.

Ia menambahkan, perjuangan pemekaran Balanipa bukan hal baru, melainkan proses panjang yang kini memasuki tahap strategis di level kebijakan nasional. SDK bahkan mengisahkan pengalamannya saat memperjuangkan pemekaran Mamuju Tengah ketika masih menjabat di Komisi II DPR RI.

Menurutnya, kekuatan kolektif yang hadir dalam kongres menjadi modal besar untuk mendorong realisasi Kabupaten Balanipa. Ia menyebut kombinasi tokoh politik, pengusaha, hingga pemerintah daerah sebagai “kunci akses” untuk mempercepat proses di pusat.

“Saya lihat semua unsur ada di sini. Ini akan memudahkan kita mengurus di Jakarta,” ujarnya optimistis.

SDK juga memastikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulbar, dengan catatan dokumen akademik pemekaran segera diperbarui.

“Kalau naskah akademiknya sudah siap dan diperbaharui, bawa ke provinsi. Saya akan buat persetujuan gubernur bersama DPRD,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Polman Samsul Mahmud menyebut momen kongres sebagai titik penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Mandar.

“Ini momen bersejarah. Pemekaran daerah terbukti mempercepat pembangunan, dan itu sudah dibuktikan oleh Pak Gubernur,” katanya.

Ia bahkan menilai kehadiran SDK sebagai sinyal kuat bahwa pembentukan Kabupaten Balanipa semakin dekat.

“Ini tanda-tanda Balanipa akan segera terwujud. Mari kita bersatu dan berjuang bersama,” ajaknya.

Ketua Komite Aksi Pembentukan (KAP) Kabupaten Balanipa, Mujirin M Yamin, menjelaskan bahwa kongres berlangsung selama tiga hari, diawali dengan kemah pemuda dan mencapai puncaknya pada hari ini.

“Alhamdulillah semua rangkaian berjalan lancar dan mendapat respon positif dari berbagai pihak, mulai dari pusat hingga daerah,” ungkap Mujirin.

Ia menegaskan bahwa Balanipa memiliki nilai historis dan potensi sumber daya yang besar untuk dikembangkan sebagai daerah otonom baru.

“Balanipa adalah bagian penting dari sejarah Mandar, namun belum menjadi kabupaten. Ini yang harus kita perjuangkan bersama,” tegasnya.

Diketahui, wilayah calon Kabupaten Balanipa mencakup tujuh kecamatan, yakni Luyo, Campalagian, Balanipa, Tinambung, Alu, Limboro, dan Tutar.

Sebagai bentuk komitmen bersama, dalam Kongres Rakyat Balanipa Mandar ke-1 juga dilakukan penandatanganan prasasti dukungan oleh Gubernur Sulbar, Bupati Polman, serta KAP Balanipa, yang disaksikan langsung oleh masyarakat.

Kongres ini menjadi penanda bahwa perjuangan pemekaran Balanipa tidak lagi sekadar wacana, melainkan telah memasuki fase konsolidasi besar menuju realisasi.

Berita Terkait

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB

DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Berita Terbaru