DKPPKB Sulbar Perketat Pengawasan Gizi di Mamasa, Pastikan Keamanan Pangan

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamasa — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat pengawasan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan program quick wins Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, melalui visi “Sulbar Sehat”.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Masyarakat, DKPPKB Sulbar melakukan pengambilan sampel air dan makanan di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mamasa, Kamis (9/4/2026).

Pengambilan sampel dilakukan langsung di berbagai wilayah, seperti Buntu Malangka, Mambi, Bambang, Mehalaan, Keppe, Sumarorong, Makuang Messawa, Balla hingga Osango. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan kualitas lingkungan dan keamanan pangan tetap terjaga.

Seluruh sampel yang dikumpulkan akan diuji di laboratorium sesuai standar yang berlaku. Hasil pengujian tersebut nantinya menjadi salah satu syarat dalam penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sebagai indikator bahwa tempat pengolahan pangan telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan.

Tak hanya sebatas pengawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi para pengelola SPPG agar terus menjaga mutu layanan secara berkelanjutan.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pengawasan rutin merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat.

“Pengujian sampel air dan makanan ini penting untuk memastikan keamanan pangan. Kami berharap pengelola SPPG semakin patuh terhadap standar higiene sanitasi, sehingga layanan gizi yang diberikan benar-benar aman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, penguatan fungsi laboratorium kesehatan masyarakat menjadi kunci dalam mendukung layanan kesehatan yang berkualitas, khususnya pada aspek kesehatan lingkungan dan keamanan pangan.

Upaya ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan terciptanya layanan kesehatan yang optimal, termasuk jaminan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan layak bagi seluruh masyarakat.

Berita Terkait

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:11 WIB

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:06 WIB

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:42 WIB

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB