Tokoh Agama Sulbar Diperkuat, Junda: Kunci Ketahanan Sosial di Tengah Krisis Global

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga stabilitas daerah. Hal itu ditandai dengan dibukanya kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Tokoh Agama bertajuk “Religious Leader: Kepemimpinan Tokoh Agama dalam Menjaga Ketahanan Sosial” oleh Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, di Hotel Grand Putra Mamuju, Kamis, 16 April 2026.

Dalam sambutannya, Junda menegaskan bahwa pembangunan manusia unggul dan berkarakter menjadi bagian penting dari misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Ia menyebutkan, terdapat tiga ciri utama manusia unggul, yakni memiliki kekuatan spiritual, kecerdasan intelektual, serta kemampuan adaptasi yang tinggi dalam menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, tantangan global yang semakin kompleks menuntut setiap individu, termasuk tokoh agama, untuk terus beradaptasi. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, hingga dinamika geopolitik dunia menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat.

“Lingkungan saat ini berubah sangat cepat. Hari ini bisa berbeda dengan besok. Karena itu, SDM harus mampu menyesuaikan diri agar tetap eksis,” ujar Junda.

Ia juga menyinggung dampak konflik global, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang berimbas pada rantai logistik dunia. Salah satunya terlihat dari antrean kapal di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak internasional.

“Jika kondisi ini tidak terkendali, akan berdampak pada ekonomi global dan berimbas langsung pada ketahanan sosial masyarakat di daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Junda menilai arah pembangunan Sulawesi Barat periode 2025–2030 dengan visi “Maju dan Sejahtera” sudah berada pada jalur yang tepat. Pemerintah menargetkan peningkatan infrastruktur hingga 90 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen, serta penurunan angka kemiskinan ke kisaran 5–6 persen.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan serius yang harus dihadapi. Di antaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar yang masih berada di bawah rata-rata nasional, angka stunting yang masih tinggi di kisaran 35 persen, serta daya saing daerah yang perlu terus ditingkatkan.

“Kalau stunting tidak kita tangani secara serius, maka kita akan kesulitan mewujudkan generasi emas 2045,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, peran tokoh agama dinilai sangat strategis. Selain sebagai panutan dalam kehidupan beragama, tokoh agama juga memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter masyarakat yang tangguh dan berdaya saing.

“Saya meyakini peran tokoh agama sangat besar dalam membentuk manusia unggul dan berkarakter. Ini penting agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan, baik lokal maupun global,” tambah Junda.

Ia pun berharap melalui kegiatan ini, para tokoh agama tidak hanya berkontribusi dalam aspek spiritual, tetapi juga aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi, termasuk memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah daerah.

Menutup sambutannya, Junda menegaskan komitmen Pemprov Sulbar untuk terus memperkuat ketahanan sosial melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk tokoh agama.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan peningkatan kapasitas tokoh agama atau Religious Leader secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:11 WIB

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:06 WIB

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:42 WIB

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB