MAMUJU – Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) lingkup Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Theater Kantor Gubernur Sulawesi Barat tersebut diikuti jajaran APIP Inspektorat Sulbar dengan menghadirkan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat.
Inspektur Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, M. Natsir, menegaskan bahwa APIP memiliki peran strategis dalam mendukung sistem penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, APIP tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi organisasi perangkat daerah dalam mencapai target pembangunan.
“Untuk meningkatkan kapabilitas APIP, kita harus memperkuat tata kelola pengawasan, terus mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, menyempurnakan proses kerja dan memanfaatkan teknologi, serta membangun budaya organisasi yang mendukung,” ujar Natsir dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya transformasi fungsi pengawasan agar mampu menjadi katalis perubahan dalam mendukung visi pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
Menurutnya, penguatan kapabilitas APIP menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari BPKP Perwakilan Sulawesi Barat, Junaeda, memaparkan materi terkait Sosialisasi Manajemen Penugasan Pengawasan guna mendukung peningkatan kapabilitas APIP daerah.
Ia menjelaskan bahwa manajemen penugasan pengawasan yang baik harus dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berbasis risiko agar pengawasan berjalan efektif dan mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi.
“Manajemen penugasan pengawasan yang baik akan membantu APIP menghasilkan pengawasan yang berkualitas, tepat sasaran, serta mampu memberikan rekomendasi yang berdampak bagi perbaikan tata kelola pemerintahan,” jelas Junaeda.
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait implementasi manajemen penugasan pengawasan dalam mendukung peningkatan kapabilitas APIP di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Melalui kegiatan ini, Inspektorat Sulbar berharap seluruh peserta dapat terus berperan aktif dalam memperkuat kualitas pengawasan di masing-masing unit kerja. Peningkatan kapabilitas APIP dinilai menjadi langkah penting dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel di Provinsi Sulawesi Barat.










