MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka resmi melantik Dewan Sumber Daya Air (SDA) dan Komisi Irigasi Provinsi Sulbar, Senin, 11 Mei 2026. Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulbar dalam memperkuat tata kelola sumber daya air dan sistem irigasi agar lebih optimal untuk kepentingan masyarakat.
Pelantikan yang berlangsung di Mamuju itu diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan air yang efektif, efisien, dan berkelanjutan, khususnya untuk mendukung sektor pertanian dan kebutuhan masyarakat luas.
Usai melantik para pengurus, Suhardi Duka menegaskan pentingnya peran Dewan SDA dan Komisi Irigasi dalam mengatur pemanfaatan air secara tepat dan berkesinambungan.
“Ya, tadi kita sudah lantik Dewan Pengurusnya dan Komisi Irigasinya. Kita berharap supaya itu bisa menciptakan, bisa memanage agar pemanfaatan air itu bisa betul-betul berguna dengan baik,” ujar Suhardi Duka.
Menurutnya, keberadaan Dewan SDA dan Komisi Irigasi sangat penting dalam mendukung pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Barat, terutama dalam pengaturan irigasi pertanian yang menjadi salah satu sektor penopang perekonomian masyarakat.
Pemprov Sulbar berharap sinergi kedua lembaga tersebut dapat menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pengelolaan air di daerah, mulai dari distribusi irigasi, konservasi sumber daya air, hingga pemanfaatan air yang berkelanjutan untuk masa depan.
Dengan terbentuknya Dewan SDA dan Komisi Irigasi Provinsi Sulbar, pemerintah optimistis tata kelola air di Sulbar akan semakin baik dan mampu mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat.










