JAKARTA – Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu, 13 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas optimalisasi pengelolaan Mess Sulbar di Jakarta sebagai langkah strategis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus meninjau pemanfaatan Mess DPRD di kawasan Cawang yang kini difungsikan sebagai asrama mahasiswa asal Sulawesi Barat.
Kunjungan kerja itu disambut langsung Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, bersama jajaran staf terkait di kantor Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi I DPRD Sulbar menyoroti pentingnya pengelolaan aset daerah secara profesional, efektif, dan akuntabel agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Provinsi Sulawesi Barat.
Salah satu fokus utama pembahasan yakni optimalisasi pemanfaatan Mess Sulbar di Jakarta sebagai fasilitas penunjang kegiatan pemerintahan sekaligus pelayanan bagi masyarakat Sulawesi Barat yang berada di ibu kota.
Selain itu, rombongan Komisi I DPRD Sulbar juga meninjau progres pemanfaatan Mess DPRD di kawasan Cawang, Jakarta Timur, yang saat ini digunakan sebagai asrama mahasiswa Sulawesi Barat. Pemanfaatan aset tersebut dinilai menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Jakarta.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, menegaskan pihaknya terus melakukan penataan dan pengelolaan aset daerah secara maksimal agar seluruh fasilitas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat maupun daerah.
“Pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara tertib, transparan, dan berorientasi pada manfaat. Kami terus mendorong optimalisasi pemanfaatan mess daerah agar dapat mendukung peningkatan PAD sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Barat di Jakarta,” ujar Gemilang Sukma.
Langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta menghadirkan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas.
Sementara itu, Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Badan Penghubung Daerah dalam menjaga dan memanfaatkan aset daerah. Mereka berharap sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, transparan, dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.










