MAMUJU — Wakapolresta Mamuju AKBP Zaky Maghfur mewakili Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi menghadiri rapat pembahasan pembentukan Kota Mamuju yang digelar Pemerintah Kabupaten Mamuju di Aula Kantor Bupati Mamuju, Rabu (17/6/2026).
Rapat tersebut menjadi forum penting dalam membahas rencana pembentukan Kota Mamuju sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota legislatif, tokoh masyarakat, pimpinan perangkat daerah, para camat hingga perwakilan desa se-Kabupaten Mamuju.
Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, mengatakan pertemuan tersebut dilaksanakan untuk menyatukan persepsi dan menghimpun berbagai pandangan dari seluruh pemangku kepentingan sebelum dilakukan audiensi dengan pimpinan Komisi II DPR RI terkait rencana pembentukan Kota Mamuju.
Menurutnya, hasil kajian akademik yang disusun pada akhir tahun 2025 telah membahas secara komprehensif kemungkinan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Mamuju dan Kabupaten Mamuju sebagai dua entitas pemerintahan yang terpisah. Namun, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah alternatif jika moratorium pembentukan daerah otonomi baru masih diberlakukan oleh pemerintah pusat.
“Hasil kajian akademik di akhir tahun 2025 memang membahas DOB, yaitu Kota Mamuju dan Kabupaten Mamuju. Namun jangan sampai moratorium menghambat upaya tersebut. Karena itu kami juga menyiapkan alternatif dengan mengusulkan perubahan status Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju apabila pembentukan DOB baru belum memungkinkan,” ujar Sutinah.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari gagasan tersebut adalah menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang seiring pertumbuhan kawasan perkotaan di Mamuju.
Sementara itu, Wakapolresta Mamuju AKBP Zaky Maghfur menyampaikan dukungan Polresta Mamuju terhadap setiap proses pembangunan daerah yang dilakukan melalui mekanisme dan regulasi yang berlaku. Menurutnya, forum diskusi seperti ini penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membangun kesepahaman bersama dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
“Polresta Mamuju siap mendukung dan mengawal setiap tahapan yang dilakukan pemerintah daerah demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami berharap seluruh proses pembahasan dapat berjalan dengan baik serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar AKBP Zaky Maghfur.
Melalui rapat tersebut, diharapkan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif sehingga langkah strategis terkait pembentukan Kota Mamuju dapat disiapkan secara matang dan memperoleh dukungan yang luas demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih optimal serta percepatan pembangunan di Kabupaten Mamuju.










