POLMAN – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar. Sebuah rumah milik warga di Lingkungan Lamasarian, Kelurahan Balanipa, Kecamatan Balanipa, hangus dilalap si jago merah pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta.
Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Piket Intel bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Balanipa bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan pengamanan area, olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, serta mengumpulkan keterangan dari korban dan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Korban diketahui bernama Usman (25), seorang petani yang berdomisili di Lingkungan Lamasarian, Kelurahan Balanipa. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena Usman bersama istrinya telah berada di Kabupaten Pinrang selama kurang lebih 20 hari untuk bekerja menanam padi.
Berdasarkan keterangan saksi, Sukuria (52), yang merupakan ibu kandung korban, sekitar pukul 14.00 WITA dirinya melihat kobaran api muncul dari dalam rumah anaknya. Menyadari bahaya tersebut, ia segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Mendengar teriakan itu, warga langsung berdatangan dan bergotong royong memadamkan api menggunakan ember, selang air, serta peralatan seadanya. Berkat kerja sama yang sigap, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WITA sehingga tidak sempat merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar isi rumah beserta sejumlah barang berharga milik korban. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Tinambung AKP Ramli, S.Sos., M.Si. mengapresiasi kepedulian masyarakat yang dengan cepat membantu proses pemadaman sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, terutama sebelum meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Lakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bergotong royong membantu memadamkan api sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun meluas ke rumah lainnya. Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini,” ujar AKP Ramli.
Polsek Tinambung juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat kepolisian maupun pemerintah setempat apabila menemukan potensi bahaya kebakaran atau situasi darurat lainnya. Langkah cepat masyarakat dalam memberikan informasi dinilai sangat penting agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal dan risiko kerugian dapat diminimalkan.










