Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, mengajak seluruh jajaran pejabat pemerintah daerah untuk memperdalam ilmu agama sebagai bekal dalam menjalankan amanah pemerintahan. Menurutnya, pemahaman agama menjadi salah satu landasan penting agar setiap tugas dan tanggung jawab dapat dijalankan dengan baik dan tetap berada di jalan yang benar.

Pesan tersebut disampaikan Suhardi Duka saat menggelar pengajian dan zikir akbar bersama ulama Abuya Dr. H. Arrazy Hasyim, Lc., S.Fil.I., M.A.Hum., yang dikenal luas sebagai Buya Arrazy, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Kompleks Perkantoran Gubernur Sulbar itu dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Buya Arrazy Hasyim. Kehadiran ulama tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran pemerintah daerah dan para undangan untuk memperdalam pengetahuan keagamaan, khususnya terkait akidah, tasawuf, dan amaliah zikir.

Dalam sambutannya, Suhardi Duka mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat menghadirkan Buya Arrazy untuk berbagi ilmu dan memberikan pencerahan kepada para pejabat serta masyarakat yang hadir.

“Malam ini kita berbahagia karena kita bisa belajar dari seorang ulama, seorang ulama sufi lagi,” kata Suhardi Duka.

Ia menegaskan, kegiatan pengajian dan zikir akbar tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana pembelajaran spiritual bagi para pejabat yang mengemban tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, memperdalam ilmu agama merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran diri, memperkuat landasan moral, serta menjaga agar pelaksanaan tugas pemerintahan senantiasa berorientasi pada amanah dan kebaikan.

“Mereka ini ingin belajar. Jadi kita undang Abuya agar kita bisa lurus jalannya dalam menjalankan tugas kita,” ujarnya.

Suhardi Duka juga mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mengikuti ceramah Buya Arrazy melalui kanal YouTube. Karena itu, ia menyambut baik kesempatan untuk menghadirkan langsung ulama tersebut di Sulawesi Barat agar jajaran pemerintah daerah dan para undangan dapat belajar serta memperoleh nasihat keagamaan secara langsung.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas kesediaan Buya Arrazy hadir dan memberikan tausiah dalam kegiatan tersebut.

Buya Arrazy Hasyim dikenal sebagai ulama, mubalig, dan pengkaji hadis. Ia juga mendirikan serta mengasuh Ribath Nouraniyyah Hasyimiyyah, sebuah lembaga di Ciputat, Tangerang Selatan, yang berfokus pada kajian kitab-kitab klasik Islam atau turats, akidah, tasawuf, dan amaliah zikir.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap penguatan spiritual dapat berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas pemerintahan. Dengan demikian, para pejabat tidak hanya dituntut meningkatkan kemampuan dalam menjalankan roda birokrasi, tetapi juga memiliki landasan moral dan keagamaan dalam mengemban amanah kepada masyarakat.

Setelah tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah dan santap malam bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana khidmat, sekaligus mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, ulama, dan para undangan.

Berita Terkait

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Komisi III DPRD Sulbar Telusuri Sengketa Lahan Sawit di Pasangkayu, Legalitas Dipertanyakan
ASN Pemprov Sulbar Terjerat Kasus Narkoba, Junda Maulana Tegaskan Sanksi
CTPS Sedunia 2026 di Mamuju, DKPPKB Sulbar Ajak Siswa Jadi Pahlawan Cuci Tangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:48 WIB

TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan

Berita Terbaru