Iklan Google AdSense

ALARM Desak OJK–Polda Sulbar Bentuk Tim Investigasi Independen: Dua Insiden PT SSI Dinilai Janggal dan Berisiko Tinggi

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Polda Sulawesi Barat segera membentuk tim investigasi independen terkait insiden terbakarnya kendaraan operasional milik PT Swadharma Sarana Informatika (SSI) yang mengangkut dana sekitar Rp4,6 miliar untuk pengisian ATM di wilayah Sulawesi Barat.

Iklan Bersponsor Google

ALARM menilai peristiwa terbakarnya kendaraan beserta uang miliaran rupiah itu sebagai kejadian serius dan berisiko tinggi, mengingat kasus tersebut berkaitan langsung dengan keamanan dana publik, kualitas SOP pengangkutan uang, serta standar kelayakan armada dari perusahaan penyedia logistik keuangan.

Lebih jauh, ALARM mengungkap bahwa ini bukan insiden pertama yang melibatkan PT SSI. Sebelumnya, perusahaan yang sama pernah tersandung kasus hilangnya Rp800 juta di Jalan Martadinata, Mamuju. Namun hingga kini, belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Kini, insiden kedua kembali terjadi dengan hangusnya mobil pembawa uang miliaran rupiah di Polman.

Baca Juga :  Pasca Gempa & Tanah Longsor, Kapolda Tinjau Jalur Mamasa dan Berikan Bantuan

Koordinator ALARM, Andika Putra, menegaskan bahwa peristiwa ini tidak bisa dianggap sebagai kejadian biasa.

“Bagaimana mungkin kendaraan pembawa uang miliaran rupiah bisa terbakar tanpa penyebab yang sangat serius? Ini menunjukkan dugaan kuat adanya kelalaian SOP dan lemahnya kontrol kelayakan armada. OJK dan kepolisian harus bergerak cepat,” tegasnya.

Menurut ALARM, PT SSI berkewajiban menjelaskan secara rinci terkait kondisi armada, prosedur pengamanan dana, serta standar keselamatan operasional sebelum kru diberangkatkan.

Desakan Pembentukan Tim Investigasi Independen

ALARM menilai upaya investigasi tidak cukup dilakukan secara internal oleh perusahaan ataupun sekadar olah TKP standar. Karena menyangkut dana perbankan, uang publik, dan potensi kerugian negara, maka pembentukan tim investigasi independen dianggap mutlak.

ALARM mendesak agar tim tersebut melibatkan:

Penyidik kepolisian

Pengawas OJK

Ahli forensik kebakaran

Baca Juga :  Idris Dorong Peningkatan Digitalisasi Keuangan di Sulbar 

Ahli transportasi dan kelayakan kendaraan

Perwakilan perbankan

Tujuannya agar proses investigasi berlangsung transparan, objektif, dan bebas dari konflik kepentingan.

ALARM juga meminta pihak perbankan untuk segera melakukan evaluasi hingga pemutusan kontrak terhadap vendor, apabila ditemukan kelalaian sistemik. Andika menilai bank tidak boleh mengabaikan dua peristiwa besar yang melibatkan perusahaan yang sama.

“Bank tidak boleh membiarkan peristiwa sebesar ini berlalu tanpa konsekuensi. Pemutusan kontrak adalah langkah paling rasional,” ujarnya.

ALARM menegaskan bahwa layanan pengangkutan uang harus memiliki standar keamanan maksimal karena uang tersebut merupakan aset lembaga keuangan yang dilindungi negara.

Andika menutup dengan menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal dua kasus yang melibatkan PT SSI hingga tuntas.

“Kami pastikan kedua kejadian tersebut akan kami kawal hingga adanya penetapan tersangka. Jika daerah tidak mampu, kami akan seret kasus ini ke Bareskrim Polri.”

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Kesbangpol Sulbar Tancap Gas! Silaturahmi Politik ke PDIP, Darwis Damir Bangun Poros Baru Stabilitas Demokrasi
Wagub Sulbar Tempati Rujab Baru, Usai Renovasi Digelar Adzan dan Doa Bersama
Jembatan Bonehau Disorot! Pemprov Sulbar Gas Pol Perbaikan Demi Keselamatan Warga
IB Melejit, Kelahiran Sapi Sulbar Tembus 1.928 Ekor
Banjir Rendam Mamuju Tengah, BPBD Sulbar Bergerak Cepat
Bapenda Sulbar Gaspol Benahi Aset, Sinergi Kuat dengan Sekprov Junda Maulana
Sekda Sulbar Hadiri Natal Oikumene, Pesan Kuat: Damai Dimulai dari Keluarga
Bunker LINAC RS Regional Sulbar Mangkrak hingga 2026, HMI Curiga Masalah Besar dan Desak Transparansi
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:45 WIB

Kesbangpol Sulbar Tancap Gas! Silaturahmi Politik ke PDIP, Darwis Damir Bangun Poros Baru Stabilitas Demokrasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:59 WIB

Wagub Sulbar Tempati Rujab Baru, Usai Renovasi Digelar Adzan dan Doa Bersama

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:56 WIB

Jembatan Bonehau Disorot! Pemprov Sulbar Gas Pol Perbaikan Demi Keselamatan Warga

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:52 WIB

IB Melejit, Kelahiran Sapi Sulbar Tembus 1.928 Ekor

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:49 WIB

Banjir Rendam Mamuju Tengah, BPBD Sulbar Bergerak Cepat

Berita Terbaru