Alasan Sakit, Dahnial Mundur Dari Jabatan Kadis Sosial, P2KB dan P3A Kabupaten Wajo

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2020 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang — Kepala Dinas Sosial,  Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KB dan P3A) kabupaten Wajo, drg. Muhammad Dahnial mengundurkan diri dari jabatannya.

Ditemui di kantornya,  Jum’at (23/10/2020) drg. Dahnial menjelaskan bahwa pengunduran dirinya telah disampaikan kepada Bupati Wajo.

“Saya mengundurkan diri sebagai Kepala Dinas Sosial,Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KB dan P3A) kabupaten Wajo,  atas kesadaran diri sendiri dan tanpa paksaan dari pihak manapun,” ujarnya.

Ia mengatakan pada surat itu pula ia mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepadanya untuk menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KB dan P3A).

Ia menilai pengunduran dirinya ini juga demi kepentingan bersama dan agar pembangunan di kabupaten Wajo tetap berjalan.

“Masyarakat tidak banyak yang tahu kondisi kesehatan saya. Sebelum sy terlalu drop dan tidak bisa berbuat banyak, Jadi saya pikir, lebih baik saya mengundurkan diri, agar sy bisa fokus untuk melakukan pemulihan dan pengobatan”ujarnya.

Ia khawatir, karena kondisi kesehatan yang tak memungkinkan selama memegang jabatan, pelaksanaan program dan kegiatan di Dinas Sosial, P2KB dan P3AKabupaten Wajo justru terganggu ataupun tak terlaksana. Kendati demikian ia juga belum mengetahui keputusan bupati terkait surat pengunduran dirinya tersebut.

Sementara itu,  Kepala Badan Kepegawaian, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)  Kabupaten Wajo, Herman mengatakan pengunduran diri drg. Muhammad Dahnial sebagai Kepala Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KB dan P3A) kabupaten Wajo, adalah hal manusiawi dan dapat dipahami.

“Keputusan diterima atau tidak merupakan Bupati. Bisa diterima atau bisa ditolak tergantung pertimbangan dari Bupati, “ujarnya.(presrelease humas pemkab wajo)

Berita Terkait

PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
Bahas Agenda Strategis Organisasi , KKSS Sulbar Matangkan Persiapan Raker Juni 2026
Munas HIPMI Lampung Disorot, BPD HIPMI Sulbar Minta Lokasi Dipindah
Safari Ramadan 1447 H, Otorita IKN Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Wilayah Delineasi IKN
Menkopolkam RI Tinjau IKN, Apresiasi Progres dan Kesiapan Infrastruktur Kawasan Nusantara
Wakil Rektor Universitas Tomakaka Mamuju Tolak Wacana Kementerian Kepolisian: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden
Tegas & Konstitusional! Dekan Fakultas Teknik Universitas Tomakaka Mamuju: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Tak Perlu Kementerian Kepolisian
Ketua Prodi Arsitektur Universitas Tomakaka Mamuju Tegas Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:25 WIB

PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:20 WIB

Bahas Agenda Strategis Organisasi , KKSS Sulbar Matangkan Persiapan Raker Juni 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:41 WIB

Munas HIPMI Lampung Disorot, BPD HIPMI Sulbar Minta Lokasi Dipindah

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:02 WIB

Safari Ramadan 1447 H, Otorita IKN Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Wilayah Delineasi IKN

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:39 WIB

Menkopolkam RI Tinjau IKN, Apresiasi Progres dan Kesiapan Infrastruktur Kawasan Nusantara

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Divisi Hukum Polri Asistensi Sisdivkum dan JDIH di Polresta Mamuju

Senin, 8 Jun 2026 - 15:45 WIB