Aliansi Masyarakat Desa Lekopadis Tunda Aksi Unjuk Rasa, Utamakan Situasi Kondusif

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali Mandar — Aliansi Masyarakat Desa Lekopadis untuk sementara waktu memutuskan tidak melakukan aksi unjuk rasa maupun pengerahan massa terkait persoalan dugaan penyalahgunaan anggaran desa di Desa Lekopadis. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Aliansi Masyarakat Desa Lekopadis, Sdr. Darmawan, sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.

Sdr. Darmawan menegaskan bahwa keputusan untuk tidak melakukan aksi bukan berarti masyarakat menghentikan tuntutan maupun aspirasi terkait dugaan penyalahgunaan anggaran desa yang selama ini menjadi perhatian warga. Menurutnya, masyarakat memilih menempuh langkah yang lebih kondusif dengan mengedepankan proses sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Desa Lekopadis pada dasarnya masih mengharapkan adanya transparansi serta penjelasan yang jelas dari Pemerintah Desa terkait penggunaan anggaran desa yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, Aliansi Masyarakat Desa Lekopadis tetap berpendapat bahwa apabila dalam proses pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran maupun penyalahgunaan kewenangan, maka pemerintah dan instansi terkait diharapkan dapat mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku, termasuk mempertimbangkan pemberhentian Kepala Desa melalui mekanisme hukum dan pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Sdr. Darmawan juga mengimbau seluruh masyarakat Desa Lekopadis agar tidak mudah terpengaruh provokasi maupun ajakan melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihak Aliansi menyatakan akan terus mengawal perkembangan persoalan tersebut melalui jalur komunikasi, koordinasi, serta mekanisme hukum dan pemerintahan tanpa harus melakukan tekanan melalui aksi unjuk rasa.

Di akhir penyampaiannya, Sdr. Darmawan berharap seluruh pihak, baik pemerintah desa maupun masyarakat, dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan penyelesaian masalah secara terbuka, damai, dan sesuai aturan demi terciptanya stabilitas sosial di Desa Lekopadis.

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Tebar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB