Anreapi Bergerak Cepat Dukung Gerakan 2000 Orang Tua Asuh

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Pemerintah Kecamatan Anreapi menunjukkan komitmen kuat dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Jumat pagi (9 Mei 2025), Camat Anreapi Masrullah memimpin langsung aksi nyata melalui kegiatan pemberian bantuan kepada dua balita berisiko stunting, yaitu Aqila Humaira (18 bulan) dari Kelurahan Anreapi dan Zyahla Azzahra (20 bulan) dari Desa Duampanua. Kegiatan ini merupakan bagian dari respons cepat terhadap seruan Bupati Polewali Mandar dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten tahun 2025 serta mendukung penuh Gerakan 2000 Orang Tua Asuh.

Bersama TPPS (Tim Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting) dan Baznas Kabupaten Polewali Mandar, bantuan disalurkan berupa susu pertumbuhan, vitamin, makanan bergizi, suplemen daya tahan tubuh, serta paket kebersihan bayi dan pendampingan lanjutan. Camat Masrullah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun.

“Ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi bukti kepedulian bersama. Terima kasih kepada Baznas, TPPS, dan semua pihak yang bekerja dengan hati. Inilah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Anreapi, Nurhayati, menegaskan kesiapan pihaknya dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara berkelanjutan, termasuk edukasi kepada orang tua terkait pola makan sehat dan kebersihan lingkungan.

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kecamatan Anreapi, Masyita Masrullah, menyoroti pentingnya peran kader PKK dalam edukasi dan pendampingan keluarga di tingkat desa. “Usia 0–2 tahun adalah masa emas. Upaya pencegahan harus dimulai dari akar rumput,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai KB Anreapi yang juga Sekretaris TPPS, Purnama Dewi, mengajak masyarakat untuk ambil bagian dalam program orang tua asuh. “Dari 70 balita berisiko stunting di Anreapi, 27 telah memiliki orang tua asuh. Masih ada 43 yang menanti uluran tangan kita,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Baznas Polewali Mandar, Ketua TP PKK Anreapi, Kepala Puskesmas, Kepala Balai KB, Kepala Desa Duampanua, serta tokoh pemuda dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dengan kepemimpinan yang kuat mampu mewujudkan aksi konvergensi stunting yang efektif dan berkelanjutan.

Penulis : Aco Mappinawang

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru