Arwan Aras Gunakan Pakaian Adat Mamasa di HUT Mateng

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2019 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH, RAKYATTA.CO — Anggota DPR RI dapil Sulawesi Barat, H. Arwan M. Aras Tammauni, menghadiri peringatan hari jadi Mamuju Tengah (Mateng) ke-7, Sabtu (14/12/19).

Arwan hadir dengan penampilan berbeda dari tamu pada umumnya. Hampir seluruh tamu menggunakan pakaian adat dengan baju jas tutup, lipaq saqbe (sarung saqbe) lengkap dengan keris dan songkok kaliki.

Politisi muda asal PDI Perjuangan itu datang menggunakan pakaian adat Kabupaten Mamasa berwarna putih.

Sekadar diketahui, Pakaian adat tersebut bernama Tana’ Bulawan, lengkap dengan penutup kepala (Passapu),
kemudian sarung (Dodo) dan Talana Toraya Tallu Buku (Celana khas Mamasa) berwarna merah.

Saat ditanya wartawan, Arwan M. Aras Tammauni mengatakan, pakaian adat Mamasa ia gunakan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Mamasa secara umum, dan masyarakat Mamasa yang bermukim di Mamuju Tengah.

“Yah, baru Minggu lalu pakaian Adat ini jadi. Dan dari awal saya niatkan untuk menggunakan pakaian Adat ini. Tentu, ini bentuk apresiasi saya kepada masyarakat Mamasa secara umum dan warga Mamasa yang sudah menetap di Mateng,” ucap Arwan.

Menurut Awang, panggilan akrab Arwan Aras, bahwa menggunakan pakaian adat Mamasa meruoakan apresiasi kepada warga Mamasa di Mateng ini, sebab selama ini telah ikut membangun dan membantu kemajuan daerah Mateng.

“Saudara kita dari Mamasa yang tinggal di Mateng sudah berkontribusi bagi pembangunan daerah, termasuk selama ini menjaga toleransi dan kerukunan yang dibangun dengan baik selama ini,” katanya.

Ketua KONI Mamuju Tengah itu juga, mengaku memiliki kewajiban untuk menjaga dan melestarikan seluruh potensi budaya yang dimiliki Sulawesi Barat, termasuk budaya Mamasa.

“Saya merasa sangat berkewajiban juga untuk menjaga dan melestarikan budaya sekaligus memperomosikan budaya Sulawesi Barat. Salah satunya pakaian adat Mamasa ini,” ujar putra Bupati Mamuju Tengah itu.

Khusus untuk hari jadi Mamuju Tengah ke-7, Arwan komitmen untuk terus mensupport kemajuan dan peningkatan pembangunan daerah di berbagai sektor.

“Sebagai Kabupaten baru dan bungsu di Sulbar tentu kita komitmen untuk mensupport dan ikut membantu kemajuan daerah ini. Meski demikian, kita lihat sendiri di usianya yang ke-7 tahun ini, sudah terlihat banyak kemajuan. Tapi kita akan terus memberikan dukungan agar daerah ini semakin maju dan berkembang,” jelasnya.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru