ASN Sulbar Ditegaskan WFH Bukan Libur, Dilarang Keluar Mamuju

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak keliru memaknai kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sebagai hari libur. Ia menekankan bahwa WFH tetap merupakan hari kerja yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dari rumah.

Penegasan tersebut disampaikan Junda Maulana usai apel virtual bersama seluruh ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (6/4/2026). Ia mengingatkan bahwa kebijakan WFH tidak boleh disalahartikan sebagai Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja.

“WFH itu bekerja dari rumah, bukan berarti bebas ke mana saja. Tidak boleh ada ASN yang keluar dari Kabupaten Mamuju,” tegas Junda.

Menurutnya, kesalahan dalam memahami kebijakan ini dapat berdampak pada gagalnya tujuan utama pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran. Jika ASN memanfaatkan WFH untuk bepergian, justru akan menambah beban pengeluaran, seperti biaya transportasi dan konsumsi.

“Kalau dianggap hari libur dan digunakan untuk bepergian, maka efisiensi tidak akan tercapai karena pasti membutuhkan biaya tambahan, termasuk penggunaan BBM,” jelasnya.

Kebijakan WFH ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam menghadapi tekanan fiskal yang tengah dihadapi daerah. Kondisi tersebut menuntut adanya penyesuaian pola kerja guna menekan pengeluaran anggaran.

Junda menjelaskan, efisiensi tidak hanya dilakukan melalui penerapan WFH, tetapi juga dengan mengoptimalkan pelaksanaan rapat secara virtual serta membatasi perjalanan dinas.

“Kita dorong rapat-rapat dilakukan secara virtual untuk menekan biaya operasional. Perjalanan dinas juga dibatasi dan hanya dilakukan untuk kepentingan yang benar-benar mendesak,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah berbagai tantangan, termasuk dampak dinamika global yang turut mempengaruhi kondisi fiskal pemerintah daerah.

Dengan penegasan tersebut, Pemprov Sulbar berharap seluruh ASN dapat menjalankan kebijakan WFH secara disiplin, profesional, dan tetap produktif, sehingga tujuan efisiensi anggaran dapat tercapai tanpa mengganggu kinerja pelayanan publik.

Berita Terkait

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:11 WIB

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:06 WIB

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:42 WIB

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB