BKPP Polman Tetapkan Empat Agenda Prioritas Tingkatkan Kompetensi ASN

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali Mandar – Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Polewali Mandar menetapkan empat agenda prioritas dalam mendukung peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Empat agenda tersebut meliputi penerapan manajemen talenta, pemenuhan hak ASN atas pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran (JP) per tahun sesuai regulasi, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dasar (Latsar) bagi 175 CPNS serta orientasi Aparatur P3K, dan peningkatan kompetensi ASN melalui program tugas belajar baik secara mandiri, beasiswa, maupun dukungan APBD dan APBN.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Diklat BKPP Polewali Mandar, Muhammad Narwis, M.A., saat menjadi fasilitator dalam Dialog Kinerja BKPP, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, keempat prioritas tersebut sedang dirumuskan secara teknis dan ditargetkan mulai berjalan efektif pada tahun 2026.
“Kita ingin memastikan setiap ASN Polman mendapat haknya untuk berkembang. Tantangan kita bukan hanya soal aturan, tetapi bagaimana memastikan aturan itu benar-benar terlaksana,” ujar Narwis.

Terkait kewajiban pengembangan kompetensi minimal 20 JP per tahun, BKPP Polman membuka kanal informasi melalui Instagram resmi @diklatbkpp_polman. Kanal ini menjadi pusat informasi seputar webinar gratis yang berotoritas mengeluarkan sertifikat jam pelajaran, serta peluang tugas belajar.

“Saat ini karena keterbatasan anggaran, kami sedang menginventarisir lembaga pemerintah, perguruan tinggi, NGO, dan institusi lain yang rutin menyelenggarakan webinar gratis. Yang terpenting, kegiatan tersebut diakui sebagai pengembangan kompetensi ASN,” jelasnya.

Lebih lanjut, Narwis menyebutkan pihaknya berencana menyelenggarakan diklat mandiri sesuai kebutuhan ASN dengan memanfaatkan potensi internal. ASN yang memiliki keahlian spesifik dapat dijadikan narasumber untuk berbagi pengetahuan.

“Kita punya banyak ASN dengan keahlian luar biasa. Mereka bukan hanya peserta, tapi juga bisa jadi narasumber. Dengan cara ini, target pemenuhan 20 JP setiap ASN bisa berjalan optimal,” tambah Narwis.

Ia menegaskan, peningkatan kompetensi ASN bukan hanya kewajiban administratif, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas birokrasi Polewali Mandar.
“Kompetensi ASN adalah wajah pelayanan publik kita. Jika ASN unggul, maka pelayanan kepada masyarakat juga lebih cepat, tepat, dan berkualitas. Inilah arah besar yang ingin dicapai melalui empat prioritas ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru