POLEWALI MANDAR — Polemik sampah kembali mencuat di jantung perekonomian Kabupaten Polewali Mandar. Tumpukan sampah yang kian menggunung di Kecamatan Wonomulyo memaksa pemerintah daerah bergerak cepat. Jumat, 9 Januari 2025, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Polman turun langsung meninjau salah satu titik pembuangan sampah yang dikeluhkan warga.
Iklan Bersponsor Google
Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa persoalan sampah tak lagi dipandang sebelah mata. Wonomulyo, yang dikenal sebagai pusat perputaran ekonomi terbesar di Polman, kini berada di persimpangan antara geliat ekonomi dan ancaman krisis kebersihan lingkungan.
Peninjauan lapangan dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang menilai penumpukan sampah telah mengganggu kenyamanan, merusak estetika kawasan, bahkan berpotensi memicu masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan. Bau menyengat dan pemandangan tak sedap dinilai mencoreng wajah Wonomulyo sebagai etalase aktivitas ekonomi daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Satpol PP Polman tidak sekadar melihat kondisi lapangan, tetapi juga melakukan pemetaan kebutuhan personel dan skema pengamanan. Hasilnya, langkah tegas pun diputuskan. Mulai Sabtu, 10 Januari 2025, Satpol PP Polman akan melakukan penjagaan langsung di titik pembuangan sampah tersebut.
Penjagaan ini difokuskan untuk menertibkan praktik pembuangan sampah liar sekaligus menjadi upaya preventif guna menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Aparat akan bersiaga untuk memastikan lokasi tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sembarangan.
Sekretaris Satpol PP Polman, Syarifuddin Wahab, menegaskan bahwa persoalan sampah di Wonomulyo kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Penumpukan sampah di Wonomulyo menjadi fokus kami karena wilayah ini merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat Polewali Mandar. Satpol PP hadir untuk memastikan ketertiban dan kebersihan lingkungan tetap terjaga. Mulai Sabtu, 10 Januari 2025, kami akan melakukan penjagaan guna mencegah pembuangan sampah sembarangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak abai dan turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, penanganan sampah tidak akan efektif tanpa dukungan dan kepatuhan warga.
Pemerintah daerah berharap, melalui pengawasan yang konsisten dan sinergi antara aparat serta masyarakat, persoalan sampah di Wonomulyo dapat ditangani secara bertahap, berkelanjutan, dan tidak lagi menjadi “bom waktu” bagi kesehatan dan citra kawasan ekonomi Polewali Mandar.
Iklan Google AdSense










