Dewan Kehormatan Ikatan Jurnalis Sulbar Tolak Kementerian Kepolisian, A. Rudi Fathir: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Wacana pembentukan Kementerian Kepolisian kembali menuai penolakan. Ketua Dewan Kehormatan sekaligus Penasehat Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), A. Rudi Fathir, secara tegas menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, sebagaimana amanat konstitusi dan sistem ketatanegaraan saat ini.

Menurut A. Rudi Fathir, gagasan membentuk kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berpotensi melemahkan efektivitas, independensi, serta respons cepat Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polri sudah tepat berada di bawah Presiden. Tidak perlu dibentuk kementerian kepolisian karena justru akan menambah birokrasi dan memperpanjang rantai komando,” tegas Rudi Fathir, Senin (tanggal menyesuaikan).

Ia menilai, dalam kondisi dinamika sosial, politik, dan keamanan yang terus berkembang, Polri membutuhkan garis komando yang tegas, singkat, dan langsung, bukan struktur baru yang berisiko menghambat pengambilan keputusan strategis di lapangan.

Lebih jauh, Rudi Fathir menegaskan bahwa Polri merupakan alat negara yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas nasional. Oleh karena itu, keberadaannya langsung di bawah Presiden dinilai sebagai bentuk kontrol sipil yang kuat sekaligus akuntabel, tanpa harus menambah institusi baru.

“Kalau tujuannya untuk pengawasan dan pembenahan institusi, itu bisa dilakukan lewat mekanisme yang sudah ada, bukan dengan membentuk kementerian baru,” ujarnya.

Sebagai insan pers, Rudi Fathir juga mengingatkan agar setiap wacana besar terkait lembaga negara dikaji secara matang dan tidak dilandasi kepentingan politik jangka pendek. Ia menilai, stabilitas keamanan nasional adalah fondasi utama bagi pembangunan, demokrasi, dan kebebasan pers.

Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat, kata dia, mendukung Polri yang profesional, presisi, dan tetap independen, serta menolak segala bentuk kebijakan yang berpotensi memunculkan konflik kewenangan atau tumpang tindih struktur.

“Yang dibutuhkan Polri hari ini adalah penguatan profesionalisme dan integritas, bukan perubahan struktur yang belum tentu efektif,” tutupnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sikap tegas kalangan jurnalis di Sulawesi Barat agar Polri tetap fokus menjalankan tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, langsung di bawah kendali Presiden Republik Indonesia.

Berita Terkait

IJS Sulbar Perkuat Sinergi Lewat Raker
Satpol PP Mamuju Disorot, IJS Sulbar Singgung Dugaan Anggaran Fiktif Rp1,1 Miliar
Siamasei Band Guncang Mall Matos Mamuju, Pengunjung Malam Minggu Terhibur
Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal
Dari Kuli Tinta ke Pengacara, Imanuddin SH Dijuluki “Hotman Sulbar”
Bakti Kesehatan Polda Sulbar di Kopeang, Dukung Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Emas
Medivac ABK di Perairan Mamuju, Tim SAR Evakuasi dari Kapal Asing
Kareg Sulbar Tegas: Suspend SPPG Untuk Perbaikan Program MBG
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:36 WIB

IJS Sulbar Perkuat Sinergi Lewat Raker

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:20 WIB

Satpol PP Mamuju Disorot, IJS Sulbar Singgung Dugaan Anggaran Fiktif Rp1,1 Miliar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:57 WIB

Siamasei Band Guncang Mall Matos Mamuju, Pengunjung Malam Minggu Terhibur

Jumat, 24 April 2026 - 19:01 WIB

Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal

Kamis, 23 April 2026 - 20:36 WIB

Dari Kuli Tinta ke Pengacara, Imanuddin SH Dijuluki “Hotman Sulbar”

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB