MAMUJU — Ajang Manakarra Body Contest 2025 resmi dibuka oleh tokoh muda Sulawesi Barat, Febrianto Wijaya, dalam sebuah seremoni yang berlangsung meriah di panggung utama Mamuju Town Square (MATOS), Sabtu (06/12/2025).
Kegiatan yang mengusung kompetisi kebugaran dan body building ini menarik perhatian ratusan pengunjung yang memadati area atrium mal, baik di lantai dasar maupun lantai atas.
Dari pantauan langsung di lokasi, suasana pembukaan berlangsung semarak. Sorotan lampu, panggung dekoratif, serta banner besar bertuliskan Manakarra Body Contest dengan gambar atlet berbadan kekar menambah semangat para peserta yang siap beradu bentuk tubuh terbaik. Sejumlah warga tampak mengabadikan momen ini menggunakan ponsel mereka.
Dalam sambutannya, Febrianto Wijaya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dinilai mampu menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan minat di bidang olahraga kebugaran. Ia menekankan pentingnya gaya hidup sehat serta pembinaan atlet fisik di Sulawesi Barat.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong generasi muda agar terus berprestasi dan menjaga kesehatan. Kita ingin Sulbar melahirkan lebih banyak atlet yang berkualitas, tidak hanya untuk tingkat lokal, tetapi juga nasional,” ujarnya disambut tepuk tangan pengunjung.
Event ini turut didukung sejumlah komunitas fitness serta pengelola MATOS. Para peserta nantinya akan dinilai oleh dewan juri profesional yang telah disiapkan panitia, dengan beberapa kategori penilaian seperti posture, simetri tubuh, hingga tingkat kebugaran keseluruhan.
Sementara itu, area sekitar panggung dipadati penonton yang antusias menyaksikan rangkaian acara. Beberapa tenant UMKM juga terlihat membuka booth, menambah semarak event tahunan ini. Di meja juri, panitia tampak bersiap dengan perlengkapan penilaian, menandakan kompetisi segera dimulai usai seremoni pembukaan.
Dengan dibukanya Manakarra Body Contest 2025, masyarakat berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang mendukung perkembangan dunia olahraga di Sulawesi Barat sekaligus menarik minat wisata dan ekonomi kreatif di Mamuju.










