Geger! Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Dasar Jurang Pussui Polman

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Warga Desa Pussui, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria di dasar jurang, Jumat pagi (30/05/2025). Identitas korban diketahui bernama Yunus (29), warga Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, yang sebelumnya dinyatakan hilang sejak Senin malam.

Kabar menggemparkan ini bermula dari laporan Kepala Desa Tenggelang yang langsung ditindaklanjuti oleh gabungan personel dari Polres Polman, Polsek Campalagian, dan Polsubsektor Luyo. Tim dipimpin oleh Kanit Resum Satreskrim Polres Polman, Iptu Iwan Rusmana, segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.

Saksi Ahmad (27), warga Desa Tenggelang, menyebut bahwa Yunus terakhir kali terlihat pada Senin malam, 26 Mei 2025, sekitar pukul 19.00 WITA. Saat itu, korban berpamitan hendak mengunjungi orang tuanya di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian. Namun, hingga esok harinya ia tak kunjung pulang, membuat keluarga mulai melakukan pencarian.

Pencarian menemui titik terang pada Kamis, 29 Mei, ketika dua warga, Saeha (44) dan Ramalang (60), menemukan sebilah parang milik korban di sekitar jurang di wilayah Desa Pussui. Berdasarkan temuan tersebut, keluarga dibantu warga setempat melanjutkan pencarian hingga ke bawah jurang.

Keesokan harinya, Jumat (30/05), sekitar pukul 09.30 WITA, Ahmad bersama Najib (35) menemukan jasad Yunus dalam kondisi tak bernyawa dan telah membusuk, di kedalaman sekitar 70 meter dari atas tebing. Kedua saksi segera melaporkan penemuan tersebut ke warga dan kepala desa.

Pihak kepolisian bersama tim SAR langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah, serta melakukan identifikasi. Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan keluarga, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan mencurigakan.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan meyakini Yunus meninggal karena terjatuh dari ketinggian. Mereka juga secara resmi menolak dilakukan autopsi dengan menandatangani surat pernyataan penolakan.

Berita Terkait

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan
Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya
Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta
Diduga Coba Culik Anak di Mamasa, Pria Asal Mateng Diamankan Warga dan Polisi
Meski Dilarang, Dugaan Sabung Ayam di Polewali Mandar Masih Berlangsung
Ketua MUI Mamuju Tengah Kecam Keras Pemerkosaan Kurir Perempuan di Bulan Ramadan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:27 WIB

Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:28 WIB

Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:42 WIB

Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 21:14 WIB

Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB