MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima kunjungan Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Republik Indonesia, Mugiyanto, bersama rombongan di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Senin malam, 27 April 2026.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat melalui jamuan makan malam yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tim ahli gubernur.
Dalam pertemuan itu, Suhardi Duka memaparkan gambaran umum Provinsi Sulawesi Barat, mulai dari kondisi sosial, stabilitas keamanan, hingga capaian ekonomi selama masa pemerintahannya. Ia menegaskan bahwa Sulbar hingga saat ini berada dalam kondisi yang relatif kondusif dan tidak menghadapi persoalan serius terkait hak asasi manusia (HAM).
Menurutnya, keberagaman suku dan agama di Sulbar menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Sulbar ini dihuni berbagai suku, meskipun yang terbesar adalah suku Mandar. Semua agama juga ada, dengan mayoritas Muslim. Secara umum, stabilitas politik dan keamanan di daerah ini cukup baik,” ujar Suhardi.
Dari sisi ekonomi, ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat mencapai 5,76 persen. Sementara tingkat kemiskinan berada di kisaran 10 persen, dan angka pengangguran sekitar 3 persen—lebih rendah dari rata-rata nasional. Indeks ketimpangan (gini rasio) juga dinilai dalam kondisi yang cukup baik.
Struktur ekonomi Sulbar, lanjutnya, masih didominasi sektor pertanian sebagai penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), disusul sektor industri pengolahan. Komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kakao, kopi, dan beras menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
“Ketahanan pangan kita juga cukup baik, bahkan kami sudah swasembada pangan,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Gubernur berharap kunjungan Wamen HAM ini tidak berhenti pada agenda seremonial semata, melainkan dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret ke depan, khususnya dalam penguatan pemahaman dan implementasi HAM di daerah.
Sementara itu, Wamen HAM Mugiyanto menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Ia mengaku kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertamanya ke Sulbar.
“Terima kasih atas jamuan malam ini, Pak Gubernur. Besok kami akan melaksanakan agenda utama terkait penguatan penilaian kepatuhan HAM, khususnya bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Kementerian HAM sebagai kementerian yang relatif baru memiliki tanggung jawab besar dalam mengimplementasikan agenda nasional, termasuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hak asasi manusia secara menyeluruh.
Menurutnya, saat ini pemerintah mendorong agar pemahaman HAM tidak hanya dilihat dari aspek hukum semata, tetapi juga mencakup sektor ekonomi, sosial, budaya, hingga politik yang selama ini belum sepenuhnya disadari sebagai bagian penting dari prinsip HAM.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pemajuan dan perlindungan HAM yang lebih komprehensif di Sulawesi Barat.










