Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC). Berdasarkan data nasional per 7 Juni 2026, Sulawesi Barat mencatat sejumlah capaian positif yang menempatkan daerah ini di atas rata-rata nasional pada sejumlah indikator utama pengendalian TBC.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan capaian penemuan kasus TBC di Sulawesi Barat telah mencapai 30,9 persen dari target estimasi kasus tahun 2026. Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional yang masih berada pada kisaran 30 persen. Bahkan, Sulawesi Barat masuk dalam jajaran provinsi dengan capaian penemuan kasus terbaik secara nasional.

Keberhasilan tersebut tidak hanya terlihat pada aspek penemuan kasus. Pada indikator Treatment Enrollment Tuberkulosis Sensitif Obat (TB SO), Sulawesi Barat mencatat capaian sebesar 92,9 persen dan menempati posisi tertinggi nasional dalam memastikan pasien yang terdiagnosis TBC segera mendapatkan pengobatan.

Prestasi yang lebih membanggakan juga terlihat pada indikator keberhasilan pengobatan Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO). Sulawesi Barat berhasil mencatat capaian 100 persen, tertinggi di Indonesia dan melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 85 persen. Hasil ini menunjukkan semakin baiknya kualitas pendampingan, kepatuhan pasien menjalani terapi, serta efektivitas layanan kesehatan dalam menangani kasus TBC di daerah.

Capaian tersebut sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menjadikan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kabupaten, puskesmas, rumah sakit, tenaga kesehatan, kader kesehatan, pemerintah desa hingga berbagai mitra pembangunan kesehatan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa Sulawesi Barat berada pada jalur yang tepat dalam upaya eliminasi TBC. Namun kita tidak boleh berpuas diri, karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama meningkatkan penemuan kasus dan memperluas pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada kelompok berisiko,” ujar dr. Nursyamsi, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, DKPPKB Sulbar akan terus memperkuat inovasi GARATTA TBC sebagai strategi daerah dalam mempercepat eliminasi penyakit tersebut melalui pendekatan gotong royong dan pemberdayaan masyarakat.

“GARATTA TBC mengajak seluruh unsur masyarakat bergerak bersama menemukan kasus lebih dini, mendampingi pengobatan sampai sembuh, serta menghapus stigma terhadap penderita TBC. Dengan semangat kolaborasi, kita optimistis target eliminasi TBC tahun 2030 dapat tercapai,” tegasnya.

DKPPKB Sulbar berharap capaian yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh kabupaten di Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kualitas layanan TBC. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat, upaya eliminasi TBC di Sulawesi Barat diharapkan dapat terwujud lebih cepat, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, maju dan sejahtera.

Berita Terkait

Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun
Dispoparekraf Sulbar Perkuat Data Ekraf Mamuju
RSUD Sulbar Raih Nilai Inovasi 97, MALABBI Jadi Unggulan Layanan Kesehatan
Visitasi KJSU KIA di RSUD Mateng, DKPPKB Sulbar Perkuat Layanan Rujukan
SDMK Puskesmas Mateng Lengkap, Masih Butuh 34 Nakes Baru
Harga TBS Sawit Sulbar Juni 2026 Resmi Ditetapkan
WTP ke-12! SDK Perintahkan OPD Tuntaskan Temuan BPK dalam 60 Hari
DPRD Mamasa dan HAM Sepakati Rekomendasi Pelantikan Sekwan Definitif dalam Tujuh Hari
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:34 WIB

Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:07 WIB

Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:02 WIB

RSUD Sulbar Raih Nilai Inovasi 97, MALABBI Jadi Unggulan Layanan Kesehatan

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:01 WIB

Visitasi KJSU KIA di RSUD Mateng, DKPPKB Sulbar Perkuat Layanan Rujukan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:59 WIB

SDMK Puskesmas Mateng Lengkap, Masih Butuh 34 Nakes Baru

Berita Terbaru