Dispoparekraf Sulbar Perkuat Data Ekraf Mamuju

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

**MAMUJU** – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat pengembangan sektor ekonomi kreatif melalui pendataan dan pemetaan pelaku usaha di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan koordinasi Tim Kerja Bidang Ekonomi Kreatif Dispoparekraf Sulbar ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Mamuju, Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan ini bertujuan menghimpun data pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM pada 17 subsektor ekonomi kreatif yang berkembang di Kabupaten Mamuju. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program strategis pengembangan ekonomi kreatif di Sulawesi Barat.

Ketua Tim Kerja Bidang Ekonomi Kreatif Dispoparekraf Sulbar, Ki Hajar, menjelaskan bahwa selain berkoordinasi dengan Disparbud Mamuju, pihaknya juga melakukan kunjungan langsung ke sejumlah pelaku usaha ekonomi kreatif di Kota Mamuju.

“Kami berkoordinasi dengan teman-teman di Disparbud Mamuju sekaligus melakukan kunjungan langsung ke galeri dan pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Kota Mamuju. Kami berharap dapat memperoleh informasi dan data mengenai kondisi usaha, capaian kinerja, serta tantangan yang dihadapi para pelaku usaha di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispoparekraf Sulbar, Andi Harun Rasyid, menegaskan bahwa hasil survei dan pendataan tersebut akan menjadi salah satu instrumen penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pelaku ekonomi kreatif.

Menurutnya, kebutuhan data yang akurat sangat diperlukan untuk memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha sehingga pemerintah dapat menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Data ini akan menjadi bahan dalam menyusun kebijakan strategis untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif Sulbar ke depan,” ungkapnya.

Andi Harun juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat terkait persiapan pameran UMKM pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Dalam agenda tersebut, Dispoparekraf Sulbar mendapat tugas melakukan survei serta memberikan rekomendasi pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM yang akan berpartisipasi dalam pameran.

Pada kunjungan itu, tim Dispoparekraf diterima oleh Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Kabupaten Mamuju, Rosida. Ia menjelaskan bahwa sejumlah pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM telah menjadi binaan Disparbud, khususnya pada subsektor kuliner, fesyen, dan perfilman.

Selain koordinasi dengan pemerintah daerah, tim juga mengunjungi Galeri Sayo yang dikenal sebagai pusat promosi dan pemasaran kain tenun Sekomandi di Mamuju. Galeri tersebut menyediakan berbagai produk kerajinan dan suvenir berbahan tenun, mulai dari syal, tas hingga aneka aksesori khas daerah.

Tidak hanya berfokus pada kerajinan, Galeri Sayo juga aktif melakukan pembinaan seni dan budaya melalui Sanggar Seni Sayo sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan seni tradisional Sulawesi Barat.

Secara terpisah, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menegaskan bahwa pendataan dan pemetaan pelaku ekonomi kreatif merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pengembangan sektor tersebut.

“Data yang akurat menjadi fondasi dalam menyusun program dan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, penguatan basis data pelaku ekonomi kreatif menjadi penting agar berbagai program pembinaan pemerintah dapat berjalan lebih efektif,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun
Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030
RSUD Sulbar Raih Nilai Inovasi 97, MALABBI Jadi Unggulan Layanan Kesehatan
Visitasi KJSU KIA di RSUD Mateng, DKPPKB Sulbar Perkuat Layanan Rujukan
SDMK Puskesmas Mateng Lengkap, Masih Butuh 34 Nakes Baru
Harga TBS Sawit Sulbar Juni 2026 Resmi Ditetapkan
WTP ke-12! SDK Perintahkan OPD Tuntaskan Temuan BPK dalam 60 Hari
DPRD Mamasa dan HAM Sepakati Rekomendasi Pelantikan Sekwan Definitif dalam Tujuh Hari
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:34 WIB

Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:07 WIB

Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:02 WIB

RSUD Sulbar Raih Nilai Inovasi 97, MALABBI Jadi Unggulan Layanan Kesehatan

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:01 WIB

Visitasi KJSU KIA di RSUD Mateng, DKPPKB Sulbar Perkuat Layanan Rujukan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:59 WIB

SDMK Puskesmas Mateng Lengkap, Masih Butuh 34 Nakes Baru

Berita Terbaru