Ibu di Anreapi Tewas Diduga Tenggak Racun Rumput: Polisi Turun Tangan, Keluarga Ungkap Kondisi Depresi

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Warga Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, digemparkan oleh meninggalnya seorang ibu rumah tangga bernama Sitti (56) yang diduga menenggak racun rumput pada Sabtu (15/11/2025). Peristiwa tragis ini langsung mendapat perhatian aparat kepolisian setempat.

Kapolsek Polewali, Iptu Samsul Bahri Subu, menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Irfan (22), dalam kondisi muntah-muntah dan wajah pucat setelah pulang dari kebun sekitar pukul 09.30 WITA. Saat ditanya, korban mengakui bahwa ia telah meminum racun rumput.

Keluarga segera membawa korban ke RSUD Hj. Andi Depu untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban sempat sadar pada pukul 18.00 WITA. Namun, pihak keluarga memilih membawa pulang korban untuk dirawat di rumah.

Nahas, pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, suami korban, Jahid (54), mendapati istrinya telah tidak bernyawa.

Mendapat laporan pada Minggu siang (16/11/2025), personel Polsubsektor Anreapi, Unit Intelkam Polsek Polewali, dan Bhabinkamtibmas Kelapa Dua bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari pihak keluarga.

Dari hasil pemeriksaan, keluarga mengungkap bahwa korban diduga mengalami gangguan kejiwaan berupa depresi selama kurang lebih dua tahun. Dua hari sebelum peristiwa nahas itu, korban bahkan sempat menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

Keluarga juga tidak mengetahui secara pasti bagaimana korban memperoleh racun tersebut. Namun, petugas menemukan sebuah jerigen berisi racun merek Turmadan di kebun, yang diduga kuat digunakan oleh korban.

Dalam kasus ini, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi penolakan. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh kronologi peristiwa.

Tragedi ini menjadi pengingat penting tentang bahaya bahan beracun di lingkungan serta perlunya perhatian serius terhadap kesehatan mental anggota keluarga.

Berita Terkait

Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta
Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat
BRI Polewali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan
Jelang Pelantikan IJS Polman, Ketua IJS Sulbar Kunjungi Sekertariat Pastikan Seluruh Persiapan Matang
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
BRI Polewali Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat pada Idul Adha 1447 Hijriah
CV Mario Mandiri Perkasa Hadirkan Laboratorium Seed Processing Kakao di Sulbar
Aktivis Desak Kajati Baru Sulbar Tuntaskan Mega Korupsi DPRD Polman
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15 WIB

Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat

Senin, 1 Juni 2026 - 09:23 WIB

BRI Polewali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:20 WIB

Jelang Pelantikan IJS Polman, Ketua IJS Sulbar Kunjungi Sekertariat Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB