Idris: Peningkatan Produktifitas Tenaga Kerja Diperlukan Keterlibatan Pihak Lain

- Jurnalis

Jumat, 27 September 2019 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Dalam membangun kolaborasi peningkatan produktifitas masyarakaat Sulbar, Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (RI), melalui Direktorat Bina Produktifitas Ditjen Binalattas menggelar Forum Sinergitas Peningkatan Produktifitas tingkat Sulawesi Barat yang berlangsung di Hotel Grand Maleo, Jumat, 27 September 2019

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, forum sinergitas tersebut merupakan formula yang akan dicoba diterapkan , sehingga dapat menemukan satu prototipe untuk meningkatkan produktifitas masyarakat Sulbar. Walaupun terdapat banyak teori yang berkembang , sambungnya, tetapi teori yang dibutuhkan harus lebih kompetibel berdasarkan kebutuhan daerah tersebut, sehingga hal tersebut akan mulai dikembangkan di pemerintahan dan masyarakat kedepan.

“Peningkatan produktifitas tenaga kerja tidak dapat terbenahi dari satu unsur atau satu dimensi saja, maka dari itu diperlukan keterlibatan pihak lain termasuk dari para pengusaha yang mampu mempersiapkan tenaga-tenaga kedepan kerja begitupun dari pemerintah daerah terkait,” kata Idris.

Seiring dengan hal tersebut, lanjut Idris, Sulbar merupakan salah satu daerah yang mendapat perhatian dari Kementerian Tenaga Kerja RI. Hal tersebut merupakan harapan dan keinginan bersama seluruh stakeholder kedepan. Disebutkan, tolak ukur pentingnya hal tersebut terlaksana, dengan melihat segala keterbatasan di Provinsi Sulbar.

“Sosialisasi dan pelatihan tenaga kerja perlu dilakukan guna untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki SDM yang unggul , berkualitas, terampil, profesional dan berpeluang. Pelatihan-pelatihan memang masih kurang, baik masyarakat maupun dari govermentnya, saya merasakan masih jauh dari harapan. Kita ingin segala keterlibatan dari berbagai pihak termasuk dari dunia usaha. Kita ingin ikut mengambil bagian peran utama untuk penyediaan tenaga kerja itu,”tandas Idris

Ketua Panitia, Dawiriyah Napitupulu melaporkan, tujuan dari forum sinergitas tersebut dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran pentingnya peningkatan produktifitas bagi pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, profesi dan organisasimasyarakat dalam upaya percepatan gerakan nasional , peningkatan produktifitas dan daya saing secara terencana, terintegrasi, terpadu dan berkesinambungan.

Turut hadir dalam acara tersebut, para perwakilan pemerintah Daerah, para pengusaha, para guru dan tenaga pendidik serta para tamu undangan.

(farid)

Berita Terkait

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:08 WIB

Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:06 WIB

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:42 WIB

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB