Jelang Ramadan, Pemprov Sulbar Bersama TPID Lakukan Operasi Pasar di Sejumlah Titik

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2024 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU– Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Sulbar Waris Bestari dan Kepala Biro Ekbang Hamdani serta sejumlah instansi vertikal yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulbar melakukan pengecekan pasokan pangan di Gudang Bulug Mamuju, Kamis 7 Maret 2024.

Peninjauan Pertama di Gudang Bulog, Kepala Perum Bulog Mamuju, Suarsi mengatakan untuk peninjauan di Gudang Bulog fokus pada ketersediaan pasokan beras.

Diketahui komoditas beras menjadi penyumbang inflasi di Sulbar pada Februari 2024. Olehnya kata Suarsi pihaknya terus memastikan sejumlah program mengantisipasi lonjakan harga, khususnya pada bulan ramadan.

“Beberapa program kami jalankan seperti, penyaluran bantuan pangan, penyaluran beras ke kios-kios di pasar, dan gerakan pangan murah,” ucap Suarsi.

Suarsi mengatakan, saat ini stok beras di Bulog Mamuju tersedia 1.955 ton. Dipastikan pasokan ini dapat bertahan hingga lima bulan kedepan.

“Untuk masyarakat Sulbar kita tidak perlu panik karena beras di gunga Bulog cukup untuk bertahan lima bulan kedepan,”

Selain beras, salah satu kebutuhan masyarakat yang kerap mengalami kelangkaan adalah tabung LPG 3 Kg. Untuk itu TPID Sulbar juga bergerak melakukan pengecekan di sejumlah agen LPG 3 Kg di Mamuju

KaDistapan Sulbar Waris mengatakan, untuk ketersediaan pasokan masih terbilang aman.
“Satu agen LPG kita tinjau tadi di Karema, itu menerima 2.800 tabung per hari dan sebarannya khusus untuk di Mamuju,” ucap Waris.

Kata Waris, terdapat tiga agen LPG di Mamuju, diharapkan para agen tetap berkoordinasi dengan Pemda dan TPID untuk memastikan pasokan aman dan tidak terjadi lonjakan harga.

Kata Waris, selain peninjauan pasar, program lain yang telah dijalankan dalam melakukan pengendalian inflasi adalah fasilitasi distribusi pangan serta melakukan gerakan pangan murah di sejumlah titik.

Selanjutnya, TPID Sulbar bergerak melakukan peninjauan pasokan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Regional Mamuju (Pasar baru), fokus TPID mengecek harga daging ayam, telur, bawang, cabe, dan bahan pokok lainnya.

Lanjut di Pasar Lama Mamuju meninjau harga bahan pokok, terutama harga Ikan, serta mengecek harga daging dan minyak di Hypermart Matos Mamuju.

Kepala Biro Ekbang Sulbar Hamdani mengatakan, operasi yang dilakukan bersama TPID, merupakan tindak lanjut arahan PJ Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh agar OPD terkait bersama TPID Sulbar dan Kabupaten rutin melakukan pengecekan pasokan dan harga kebutuhan pokok. (*)

Berita Terkait

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga
Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju
Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!
Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar
Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian
Karateka Se-Indonesia Adu Prestasi di Mamuju, SDK: Generasi Muda Harus Berjiwa Juang!
Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:41 WIB

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian

Berita Terbaru