Jembatan Gantung Sungai Paniki Rampung 100 Persen, Warga Desa Bonda Akhirnya Nikmati Akses Aman

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Kabar menggembirakan datang bagi warga Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Pembangunan jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Paniki kini resmi mencapai progres 100 persen berdasarkan laporan terbaru dari lapangan pada Jumat (6/3/2026).

Rampungnya pembangunan jembatan tersebut menjadi penanda berakhirnya penantian panjang masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan saat melintasi Sungai Paniki, terutama ketika debit air meningkat saat musim hujan.

Selama bertahun-tahun, sungai tersebut kerap menjadi penghalang utama mobilitas warga. Aktivitas masyarakat, mulai dari pergi ke sekolah, mengakses layanan kesehatan, hingga mengangkut hasil pertanian, seringkali terganggu akibat sulitnya penyeberangan.

Kini, dengan hadirnya jembatan gantung yang kokoh dan layak digunakan, masyarakat Desa Bonda dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih aman, nyaman, dan efisien.

Komandan Kodim 1418/Mamuju, Andang Radianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan penyelesaian pembangunan ini merupakan bukti nyata kuatnya kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat yang bergotong royong mewujudkan infrastruktur penting bagi desa.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi para pekerja di lapangan yang terus bekerja dengan penuh tanggung jawab. Pembangunan ini bukan hanya soal menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat untuk berkembang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan Sungai Paniki memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas masyarakat Desa Bonda. Dengan beroperasinya jembatan tersebut, warga kini akan merasakan berbagai manfaat nyata, mulai dari akses transportasi yang lebih aman dan stabil, waktu tempuh yang lebih singkat, hingga kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Tak hanya itu, infrastruktur tersebut juga diyakini akan mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Kehadiran jembatan gantung ini sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Papalang. Pemerintah berharap fasilitas tersebut dapat menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mempercepat pembangunan Desa Bonda menuju kondisi yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Berita Terkait

Proyek Drainase Rp2,1 Miliar di Polman Disorot, Material Galian Picu Kecelakaan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato Sampaga, Polisi Lakukan Identifikasi
Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Ajak Perkuat Nilai Leluhur, KKSS-IWSS Sulbar Hadirkan Ketua Umum PB DDI Prof. Dr. A. Syamsul Bahri A. Galigo
Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau
Turnamen Song KKSS Sulbar Pererat Silaturahmi di HUT RI ke-81
Perkuat Konsolidasi dan Silaturahmi, BPW KKSS Sulbar Kunjungan Kerja ke BPD KKSS Polewali Mandar
Viral! Luarbiasa, Muhammad Ja’far Hasibuan Bedah Kisahnya Dari 70 Ribu Rupiah, Jadi Referensi Akademik Dunia
Imanuddin Tegaskan Eksekusi Beru Beru Bukan Kemenangan, Tapi Penegakan Hukum
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:59 WIB

Proyek Drainase Rp2,1 Miliar di Polman Disorot, Material Galian Picu Kecelakaan

Jumat, 18 September 2026 - 14:02 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato Sampaga, Polisi Lakukan Identifikasi

Jumat, 11 September 2026 - 00:39 WIB

Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Ajak Perkuat Nilai Leluhur, KKSS-IWSS Sulbar Hadirkan Ketua Umum PB DDI Prof. Dr. A. Syamsul Bahri A. Galigo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Turnamen Song KKSS Sulbar Pererat Silaturahmi di HUT RI ke-81

Berita Terbaru