Iklan Google AdSense

Kembangkan Mutu SDM dan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit, Pemprov Sulbar Gandeng Perusahaan Jepang

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2019 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA — Pemprov Sulbar dan Kaikoukai Healtcare Corporation, menjalin kerjasama dalam pengembangan Rumah Sakit dan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pada tenaga medis, paramedis dan nursing care (care giver) atau perawat.

Iklan Bersponsor Google

Kerjasama dengan perusahaan asal Jepang tersebut, ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU), yang dilakukan oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, bersama Chief Operating Officer Healthcare Coporation Makoto Kawahara, di Auditorium lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 10 Oktober 2019.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, kerjasama tersebut bertujuan untuk mewujudkan pelayanan rumah sakit yang lebih optimal dan profesional, serta SDM dengan kualitas keterampilan berstandar internasional.

“Kerjasama ini sebagai bukti keseriusan Pemprov Sulbar untuk mewujudkan tenaga kerja yang terampil. Jadi selamat bagi anak-anakku para tenaga medis yang ingin meningkatkan kualitasnya di Jepang,”ucap Ali Baal

Ali Baal menjelaskan, sebelum diberangkatkan ke Jepang, terlebih dahulu akan diberikan sejumlah pelatihan, seperti bahasa Jepang dan Inggris, kemampuan menggunakan IT, serta ilmu managerial.

“Dalam waktu dekat kita akan membuka kelas bahasa Inggris, Jepang dan IT, termasuk ilmu managerial, seperti bagaimana cara bekerja secara tim. Semuanya ini harus dikuasasi sebelum diberangkatkan,” sebutnya.

Baca Juga :  Kapolresta Dan Ketua Bhayangkari Mamuju Hadiri Syukuran Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Ke-72 di Polda Sulbar

Untuk itu, para tenaga medis dan masyarakat yang menempuh pendidikan di bidang kesehatan, baik negeri maupun swasta, diharapkan sejak dini mempersiapkan diri untuk memanfaatkan peluang tersebut.

“Berbahagialah bagi anak-anakku yang sekolah di bidang kesehatan, baik negeri maupun swasta. Siapkan diri sejak dini untuk dilatih, dan dibawa ke Jepang untuk bekerja,”Imbau Ali Baal

Untuk dapat mencapai hasil yang diinginkan dalam kerjasama itu, Ali Baal menghimbau OPD terkait untuk memperhatikan sejumlah hal, yakni pertama melakukan perencanaan yang baik terutama berkaitan kebutuhan tenaga perawat yang perlu ditingkatkan. Kedua menindaklanjuti kerjasama dengan tuntas dan terarah.

Ketiga, jalankan kerjasama dengan orientasi hasil, disiplin dan pastikan berdampak bagi kemajuan rumah sakit dan dunia kesehatan di Sulbar dan keempat, menjaga hubungan dengan pihak Kaikoukai dengan sebaik-baiknya dan juga keberlanjutan kerjasama itu.

Sementara itu, Chief Operating Officer Healthcare Coporation Makoto Kawahara, mengaku sangat senang dengan adanya kerjasama dengan Pemprov Sulbar.

“Saya sangat senang mewakili Kaikoukai melakukan penandatanganan MoU dengan Pemprov Sulbar,” tutur Makoto

Makoto mengungkapkan, saat ini di Jepang mengalami kekurangan tenaga kerja care giver, bahkan diperkirakan pada 2025 Jepang akan mengalami kekurangan tenaga kerja care giver sebanyak 380 ribu orang.

Baca Juga :  Gubernur Sulbar Tunjuk Arianto Jadi Pelaksana Harian Sekwan DPRD, Gantikan Hamzih

“Seiring dengan adanya kerjasama ini, kami tidak hanya akan bekerjasama pada peningkatan kualitas tenaga kerja care giver dan pelayanan kesehatan saja, malainkan juga memberikan kesempatan kepada orang Indonesia yang ingin mengembangkan karirnya sebagai care giver untuk bekerja di Jepang,”terang Makoto

Ia berharap, adanya kerjasama sama tersebut ke depan banyak orang Indonesia yang akan bekerja di Jepang.

“Kami menunggu kedatangan para tenaga kerja care giver dari Indonesia dan berharap Indonesia dapat membantu Jepang. Hubungan kerjasama ini semoga dapat berkembang menjadi hubungan baik antara Indonesia dengan Jepang,” harapnya

Disela-sela acara penandatanganan MoU, Gubernur Sulbar menyerahkan penghargaan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2019 dari Pemerintah Pusat kepada Sekprov Sulbar Muhammad Idris.

Penghargaan tersebut, diterima Gubernur Sulbar pada Selasa 8 Oktober lalu, di Istora Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, sebagai wujud apresiasi Pemerinrah Pusat terhadap Budaya Mandar, yang meliputi Kalindaq-daq, Pakkacaping Tommuane, Pande Bassi, Panette dan Siwali Parriq.

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Hadiri Rakor TPID dan TP2DD, Inspektorat Siap Kawal Efektivitas Kebijakan Pengendalian Inflasi di Sulbar
Gadis Sulbar Bocor! Koperindag Kawal PUPR Percepat Renovasi Gedung Vital
BPKP Evaluasi Akses Perumahan Sulbar 2025, Perkimtan Siap Buka Data
Bapperida Sulbar Gaspol Ketahanan Pangan & Digitalisasi Keuangan Daerah
TB Mengancam, Sulbar Gencarkan Deteksi Kasus di Puskesmas Tampa Padang
GPM Serentak di Sulbar: Pemkab Kompak Hadirkan Pangan Murah untuk Rakyat
Wagub Hadiri Praharlah Sulbar ke-21: Momentum Refleksi dan Kolaborasi Membangun Daerah
BPBD Sulbar Gaungkan Sinergi Nasional, Yasir Fattah Tegaskan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:43 WIB

Hadiri Rakor TPID dan TP2DD, Inspektorat Siap Kawal Efektivitas Kebijakan Pengendalian Inflasi di Sulbar

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:11 WIB

Gadis Sulbar Bocor! Koperindag Kawal PUPR Percepat Renovasi Gedung Vital

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:08 WIB

BPKP Evaluasi Akses Perumahan Sulbar 2025, Perkimtan Siap Buka Data

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:34 WIB

Bapperida Sulbar Gaspol Ketahanan Pangan & Digitalisasi Keuangan Daerah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:31 WIB

TB Mengancam, Sulbar Gencarkan Deteksi Kasus di Puskesmas Tampa Padang

Berita Terbaru