Ketua IJS Sulbar Murka! Karyawan SPBU Kalimamuju Dikecam Usai Hina Profesi Wartawan

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

MAMUJU – Dunia jurnalistik Sulawesi Barat kembali terusik. Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Irham Azis, angkat bicara dengan nada tegas setelah munculnya dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan oleh seorang karyawan SPBU Kalimamuju. Pernyataan karyawan tersebut dinilai sebagai fitnah keji yang bukan hanya mencederai kehormatan jurnalis, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap media.

“Kami sangat menyayangkan dan mengecam keras pernyataan karyawan SPBU itu. Ini bentuk penghinaan serius terhadap profesi wartawan yang bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers,” tegas Irham Azis dalam keterangan resminya, Minggu (20/10).

Menurutnya, jurnalis adalah pilar keempat demokrasi yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi secara benar, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Kami bekerja untuk mengungkap kebenaran, bukan menciptakan kebohongan. Ucapan seperti ini bukan hanya melukai hati para jurnalis, tapi juga mengancam kebebasan pers dan menyesatkan publik,” lanjut Irham.

Ketua IJS itu juga menuntut agar manajemen SPBU Kalimamuju segera memberikan sanksi tegas kepada karyawan yang bersangkutan. Ia menilai, pembinaan dan edukasi internal sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Kami meminta pihak SPBU bertanggung jawab dan memberikan edukasi kepada seluruh pegawainya tentang pentingnya menghormati profesi jurnalis. Wartawan adalah mitra publik dalam menyampaikan kebenaran, bukan musuh,” tandas Irham.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen SPBU Kalimamuju belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan pelecehan profesi tersebut.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak agar lebih memahami peran vital jurnalis dalam menjaga transparansi dan demokrasi. Profesi wartawan bukan untuk diremehkan — mereka adalah penjaga kebenaran dan suara masyarakat.

Berita Terkait

BADKO HMI Sulbar Apresiasi Sinergi Polri dan Mahasiswa, Tebar Al-Qur’an di Majene
Orang Tua Bripda Azril Pastikan Kasus dengan Kapolres Pasangkayu Berakhir Damai
Humanis, Kapolres Pasangkayu dan Bripda Azril Selesaikan Perselisihan Lewat Musyawarah
Ribuan Warga Padati Stadion Manakarra, Charly Van Houten Sukses Meriahkan Gebyar Hari Bhayangkara ke-80 Polda Sulbar
Xenia Terjun ke Parit Depan PKM Tarailu, Diduga Sopir Mengantuk
Penjual Es Kuwut, Putra Anggota Polda Sulbar Lolos Seleksi Akpol ke Semarang
Lapas Polewali: Warga Binaan Akui Rekayasa Dugaan Pemukulan Supaya Bisa Pindah Ke Lapas Lain
LOHPU Ingatkan Ancaman Krisis Fiskal Daerah
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:47 WIB

BADKO HMI Sulbar Apresiasi Sinergi Polri dan Mahasiswa, Tebar Al-Qur’an di Majene

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:50 WIB

Orang Tua Bripda Azril Pastikan Kasus dengan Kapolres Pasangkayu Berakhir Damai

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:44 WIB

Humanis, Kapolres Pasangkayu dan Bripda Azril Selesaikan Perselisihan Lewat Musyawarah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:32 WIB

Ribuan Warga Padati Stadion Manakarra, Charly Van Houten Sukses Meriahkan Gebyar Hari Bhayangkara ke-80 Polda Sulbar

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:12 WIB

Xenia Terjun ke Parit Depan PKM Tarailu, Diduga Sopir Mengantuk

Berita Terbaru