Lomba Keluarga Sadar Hukum Kabupaten Majene Tahun 2024, Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 00:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menggelar Lomba Kelurga Sadar Hukum Tingkat Kabupaten Majene Tahun 2024.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Baruga Rumah Jabatan Bupati Majene pada Selasa (6/8/2024).

Lomba Kadarkum Tingkat Kabupaten Majene diikuti oleh 8 Kecamatan se- Kabupaten Majene, yaitu Kecamatan Banggae, Banggae Timur, Sendana, Tameroddo, Tubo Sendana, Ulumanda, Pamboang, dan Malunda.

Kegiatan Lomba Kadarkum dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene mewakili Bupati.

Dalam arahannya Ia menyampaikan bahwa Kegiatan Lomba Kadarkum merupakan bentuk penguatan diri terhadap pemahaman aturan yang berlaku, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan taat hukum.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Rahendro Jati bertindak sebagai Dewan Juri bersama Perwakilan dari Pengadilan Negeri Majene, Ahmad Dalmi Nasution, Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra, Irhamnia Muis, serta perwakilan dari Praktisi Pendidikan Kabupaten Majene, Jaenuddin.

Setelah melewati 2 kali babak penyisihan lomba, 4 kelompok kadarkum yang mewakili 4 kecamatan berhak melaju ke babak final, yaitu Kelompok Kadarkum Satu Hati dari Kecamatan Tubo Sendana, Kelompok Kadarkum Sipakaraya dari Kecamatan Malunda, Kelompok Kadarkum Mario Siola-ola dari Kecamatan Sendana, dan Kelompok Kadarkum Pamboang dari Kecamatan Pamboang.

Pada babak final Kelompok Kadarkum dari Kecamatan Tubo Sendana sebagai juara 1, juara 2 dari Kecamatan Pamboang, juara 3 dari Kecamatan Sendana, dan harapan 1 dari Kecamatan Malunda.

Pada kesempatan tersebut Rahendro Jati menyampaikan pentingnya Kegiatan Lomba Kadarkum bagi masyarakat khususnya dalam hal pembinaan hukum.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan hukum bagi masyarakat, sehingga masyarakat khususnya kelompok kadarkum yang telah dibentuk di desa-desa dapat memahami aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Majene, Fauzan, selaku Tim Panitia Pelaksana Lomba menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pelaksanaan kegiatan lomba kadarkum tingkat kabupaten Majene tahun 2024.

“Secara khusus kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Kabag Hukum menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas pendampingan yang telah diberikan, baik dari hal Pembentukan kelompok kadarkum, pembinaan kelompok kadarkum, hingga pelaksanaan lomba kadarkum,” katanya.

Penutupan lomba dilakukan oleh Ibu Bupati Majene. Ia menyampaikan pentingnya generasi muda yang paham akan hukum. Kepatuhan hukum masyarakat merupakan salah satu indikator kemajuan pembangunan suatu daerah.

Diharapkan momentum lomba kadarkum bisa meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Dan untuk kelompok Kadarkum Kecamatan Tubo Sendana sebagai juara 1 diharapkan mempersiapkan diri untuk mewakili Kabupaten Majene ke tingkat Provinsi tahun 2025.

Sementara itu secara terpisah Kakanwil Kemenkumham Sulbar Pamuji Raharja mendukung jajarannya dalam melaksanakan kegiatan lomba tersebut.

“Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat akan selalu melakukan koordinasi dan pendampingan kepada Pemerintah Daerah dalam hal Pembinaan Hukum. Pembinaan Hukum metode Lomba Kadarkum maupun metode lainnya diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Daerah dan Kantor Wilayah,” ujar salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu.

Berita Terkait

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus
APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi
7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan
Bapenda Sulbar Gandeng Ditlantas Polda, Bidik Potensi PKB Lewat Data NRKB
30 Nakes Sulbar Digembleng, Siap Hadapi Krisis Gizi Saat Bencana
52.329 Kasus ISPA di Sulbar, Balita dan Lansia Jadi Perhatian
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:35 WIB

APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:14 WIB

7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan

Berita Terbaru