Miranti Adang Angkat Tenun Kalumpang, Panggung Bazar Terkesima

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Barat, Ny. Miranti Adang Ginanjar, melangkah anggun mengenakan tenun Kalumpang

Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Barat, Ny. Miranti Adang Ginanjar, melangkah anggun mengenakan tenun Kalumpang

JAKARTA – Gemerlap Bazar Kreasi Nusantara 2025 menjadi lebih semarak saat Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Barat, Ny. Miranti Adang Ginanjar, melangkah anggun mengenakan tenun Kalumpang. Bukan sekadar fesyen, tenun khas Sulawesi Barat ini menjadi simbol kuat kecintaan akan budaya dan jati diri leluhur.

Sejak kehadirannya, Miranti Adang mencuri perhatian banyak mata. Namun lebih dari sekadar penampilan elegan, kain tenun Kalumpang yang membalut dirinya menyampaikan pesan mendalam—tentang warisan, kearifan lokal, dan peradaban yang terjaga dalam tiap helai benang.

“Saya tidak hanya memakai kain, saya memakai sejarah, memakai identitas,” ucap Ny. Miranti dalam sesi bincang singkat dengan media.

Tenun Kalumpang bukan hanya produk estetika. Ia adalah narasi bisu tentang kehidupan masa silam, kepercayaan kuno, dan relasi manusia dengan alam yang harmonis. Dari motif-motifnya yang rumit lahirlah cerita-cerita megalitikum yang membumi, hasil tangan-tangan terampil perempuan Kalumpang dari generasi ke generasi.

Kehadiran Ny. Miranti dalam balutan kain tradisional ini menjadi simbol perlawanan terhadap lupa, terhadap lunturnya nilai-nilai budaya akibat arus modernisasi. Ia hadir sebagai pengingat bahwa peradaban dibangun bukan atas dominasi, tetapi atas rasa hormat, kesetaraan, dan kebersamaan.

Warisan budaya seperti tenun Kalumpang adalah napas hidup masyarakat Sulawesi Barat. Ia tidak sekadar dilestarikan sebagai benda, tetapi dirawat sebagai nilai. Ny. Miranti pun menjelma sebagai representasi perempuan masa kini yang tidak tercerabut dari akar budayanya—tangguh, sadar identitas, dan penuh pengabdian.

Melalui momentum Bazar Kreasi Nusantara 2025, tenun Kalumpang kembali bersinar, tidak hanya sebagai kain, tetapi sebagai simbol keagungan budaya Sulawesi Barat. Dan Ny. Miranti Adang Ginanjar, dengan elegan dan penuh makna, telah menunjukkan kepada Indonesia bahwa budaya adalah kebanggaan, bukan sekadar hiasan.

Berita Terkait

IJS Sulbar Perkuat Sinergi Lewat Raker
Satpol PP Mamuju Disorot, IJS Sulbar Singgung Dugaan Anggaran Fiktif Rp1,1 Miliar
Siamasei Band Guncang Mall Matos Mamuju, Pengunjung Malam Minggu Terhibur
Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal
Dari Kuli Tinta ke Pengacara, Imanuddin SH Dijuluki “Hotman Sulbar”
Bakti Kesehatan Polda Sulbar di Kopeang, Dukung Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Emas
Medivac ABK di Perairan Mamuju, Tim SAR Evakuasi dari Kapal Asing
Kareg Sulbar Tegas: Suspend SPPG Untuk Perbaikan Program MBG
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:36 WIB

IJS Sulbar Perkuat Sinergi Lewat Raker

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:20 WIB

Satpol PP Mamuju Disorot, IJS Sulbar Singgung Dugaan Anggaran Fiktif Rp1,1 Miliar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:57 WIB

Siamasei Band Guncang Mall Matos Mamuju, Pengunjung Malam Minggu Terhibur

Jumat, 24 April 2026 - 19:01 WIB

Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal

Kamis, 23 April 2026 - 20:36 WIB

Dari Kuli Tinta ke Pengacara, Imanuddin SH Dijuluki “Hotman Sulbar”

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB