Pastikan pengamanan maksimal, Wakapolda Sulbar instruksikan sesuai protap pengamanan

- Jurnalis

Rabu, 14 Desember 2022 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Aksi terorisme penyerangan Bom bunuh diri di markas kantor kepolisian kembali terjadi baru-baru ini tepatnya di Mapolsek Astana anyar Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Niat dan karakter pelaku saat meledakan diri sama dengan pelaku lainnya di masa lalu dengan sasaran markas polres maupun polda di beberapa daerah. Pelaku dan kelompoknya yang diduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ingin melakukan penyerangan kepada aparat kepolisian.

Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat Brigjen Pol Umar Faroq langsung memimpin apel serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polda Sulbar untuk meningkatkan pengamanan di markas-markas Kepolisian.

“Personel Polda, Polres dan Polsek serta Polsubsektor, saya minta untuk meningkatkan kewaspadaan, pengamanan kantor kepolisian sesuaikan dengan standar operasional pelayanan yang ada, tetap humanis meski kesiapsiagaan harus ditingkatkan,”Pungkasnya.

“Tadi saya berikan pengarahan sekaligus memerintahkan untuk melakukan gladi kepada 3 satker yakni Dit Pam Obvit, Dit Sabhara dan Dit Binmas yang memiliki tugas untuk memastikan keamanan di markas Kepolisian ataupun objek-objek vital lainnya”, Ungkap Waka Polda.

Lanjutnya, pengecekan masing-masing tamu yang masuk ke kantor polisi menjadi perhatian dengan melakukan pendataan dan pendalaman kepentingannya, sehingga selektif untuk melayani orang-orang yang memang membutuhkan pelayanan kepolisian.

Sesuai dengan SOP, kata Umar, tiap tamu yang membawa barang-barang harus di-screening secara detail di pintu masuk kantor kepolisian, baik menggunakan metal detector maupun dengan cara manual.

“Tamu kita minta untuk membuka isi tas atau barang yang dibawa dan menunjukkan barang-barang tersebut kepada personel yang melakukan penjagaan, Setelah diyakini aman barulah tamu diberikan akses masuk,” pungkas Jenderal Bintang satu ini.

Selain itu, untuk pengamanan personel yang melakukan kegiatan rutin di lapangan, Umar juga mengingatkan pola kegiatan buddy system dengan melakukan tugas secara berkelompok dan tidak bergerak perorangan.

“Personel lapangan harus bergerak bersama partnernya, gunakan pola buddy system untuk menjamin keamanan personel di lapangan,” perintah Orang nomor dua di Polda Sulbar ini.

Berita Terkait

Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar
Tebar Kebahagiaan di Hari Jumat, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Makanan Gratis untuk Pejuang Jalanan
Polresta Mamuju Tangkap Pelaku Curanmor dan Pencuri Kotak Amal Masjid
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Sulbar Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Mamuju
Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal PSN dan Program Prioritas Daerah
Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal
Sekda Sulbar Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
Satu Data Sulbar Diperkuat, Pemprov Integrasikan Data Desa hingga Provinsi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:43 WIB

Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:24 WIB

Polresta Mamuju Tangkap Pelaku Curanmor dan Pencuri Kotak Amal Masjid

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:53 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Sulbar Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Mamuju

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:07 WIB

Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal PSN dan Program Prioritas Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal

Berita Terbaru