Pelajar Dikeroyok di Polewali, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar (Polman) bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap dua remaja di Jalan Latanratu, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Rabu (21/05/2025). Tim kepolisian yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polres Polman Ipda Irhan bersama anggota piket langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Polman AKP Budi Adi menjelaskan bahwa insiden bermula dari komunikasi melalui aplikasi Instagram pada Selasa (20/05/2025) sekitar pukul 17.30 WITA. Korban berinisial RA (16), warga Desa Kuajang, mengirim pesan kepada salah satu akun Instagram terduga pelaku (@baimxc) menanyakan alasan teman pelaku sering menyindir siswa dari salah satu SMP di Polewali di media sosial.

Pesan tersebut dibalas dengan penjelasan bahwa permasalahan itu berkaitan dengan perkelahian sebelumnya yang sudah diselesaikan secara damai. Namun, percakapan berlanjut hingga RA mengajak pelaku untuk bertemu di sekitar Kantor DPRD Kabupaten Polman.

Korban RA bersama seorang saksi AA (15) menuju lokasi yang telah ditentukan. Namun, setibanya di sana, mereka mendapati sekitar 15 orang yang diduga merupakan rekan-rekan pelaku telah berada lebih dulu di TKP. RA sempat terlibat duel dengan salah satu pelaku, namun setelah terjatuh, ia langsung dikeroyok secara brutal, dipukul dan diinjak-injak.

Saat kejadian, RW (15), warga Kelurahan Polewali yang datang untuk menolong RA, juga mengalami kekerasan serupa. Pengeroyokan baru berhenti setelah dilerai oleh warga sekitar.

Polisi telah mendatangi RSUD Hj. Andi Depu untuk memastikan kondisi korban serta terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi para pelaku yang hingga saat ini masih dalam proses lidik.

“Tim kami masih mendalami kasus ini untuk mengetahui motif serta mengungkap identitas para pelaku. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Budi Adi.

Insiden ini sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga berharap agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan
Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya
Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta
Diduga Coba Culik Anak di Mamasa, Pria Asal Mateng Diamankan Warga dan Polisi
Meski Dilarang, Dugaan Sabung Ayam di Polewali Mandar Masih Berlangsung
Ketua MUI Mamuju Tengah Kecam Keras Pemerkosaan Kurir Perempuan di Bulan Ramadan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:27 WIB

Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:28 WIB

Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:42 WIB

Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 21:14 WIB

Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB