POLMAN — Wakili Bupati Polman H Andi Ibrahim Masdar, Asisten I Pemkab Polman Dr Agusnia Hasan Sulur menghadiri acara tahapan Pemilu yang di gelar KPU Kabupaten Polman. Selasa kemarin.
Dalam kesempatannya, DR. Agusnia Hasan Sulur, menyampaikan, Kita semua menyadari bahwa hal yang terpenting dalam kesuksesan penyelenggaraan pemilu adalah kesiapsiagaan aparat dan seluruh stakeholder penyelenggara pemilu dalam mengawal penyelenggaraan pemilihan umum. Mulai dari stakehoder pemerintah pusat, provinsi sampai ke level tps.
“Dan salah satu upaya kita bersama untuk mnyukseskan pemilu tahun 2024 adalah kegiatan pada hari ini yang dilaksanakan sebagai kegiatan fasilitasi dari kpu kabupaten polman kepada stakeholder terkait guna memastikan kesiapan masing-masing stakeholder dalam penyelenggaraan pemilu serentak yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang,” Ujarnya.
Masih kata dia, Meski pelasanaan pemilu masih 2 (dua) tahun lagi, kita harus terus memantapkan kesiapan kita baik itu situasi keamanan, ketertiban dan penyelenggaraan pemilu itu sendiri.
Pemilu ke depan bukan semakin mudah, melainkan semakin kompleks, seiring dengan meningkatnya pengetahuan, perhatian dan partisipasi masyarakat terhadap pemilu.
Karena itu, setiap masalah harus segera diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi atau masalahnya melebar lebih luas.
“Kita semua tidak menginginkan pemilu diwarnai dengan keributan dan cacat hukum, yang akhirnya menimbulkan kerawanan politik dan keamanan, serta mengganggu ketertiban masyarakat,”Ujarnya
Diharapkan dengan kesiapan baik dari pelaksana dan dukungan dari pemerintah kabupaten, kpu, bawaslu, aparat keamanan dan lainnya, pemilu bisa berjalan dengan lancar dan partisipasi masyarakat meningkat. Dibutuhkan kekompakan baik dari pelaksana yakni ppk dan pps, kepolisian, dan danramil yang merupakan satu bagian dalam mewujudkan keamanan pemilu.
“Karena itu, sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengajak kepada kita semua berperan aktif dalam rangka antisipasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan pemilu khususnya menjelang pemungutan suara pada tahun 2024 nanti,”Ucapnya
Presiden juga sudah mengingatkan para kepala badan intelijen daerah, seluruh gubernur, bupati dan walikota agar melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap potensi konflik selama periode pemilu serentak.
Kepada jajaran kpu dan bawaslu, diminta memastikan hak-hak politik rakyat bisa dijamin dengan baik. Lakukan koordinasi terus-menerus dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah agar penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar, terutama dalam penyusunan daftar pemilih tetap, masa kampanye, penyiapan distribusi logistik, pengamanan proses pemberian suara maupun pasca pemungutan suara.
“Kpu dan bawaslu harus bisa menjaga profesionalitas dan independensinya sehingga pilkada berjalan secara jujur dan adil. Sebuah kompetisi politik yang sehat membutuhkan aturan main yang jelas serta wasit yang bekerja secara professional dan adil. Ini harus benar-benar kita jaga dengan baik,”Ungkapnya.
Sebagai penutup. Dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 nanti saya ingin mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara (asn) di lingkungan pemerintah kabupaten polewali mandar agar selalu menjaga netralitasnya.
“Tidak terlibat dalam tim sukses kandidat tertentu atau melakukan hal-hal yang dilarang bagi asn.
Asn harus taat dan patuh pada aturan-aturan yang telah ditetapkan, dan bagi asn yang terbukti melanggar, saya pasti akan memberi tindakan tegas agar tidak ditiru oleh asn yang lain,”Pesannya.(aco)










