Percepatan Pemberian Bantuan Kelompok Tani, Disbun Sulbar Lakukan Pengambilan Data CPCL

- Jurnalis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polman-Mamasa–Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, melakukan pengambilan data Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) Penerima Bantuan di dua kabupaten di Sulbar, yaitu Polewali Mandar (Polman) dan Mamasa, Jumat 23 Februari 2024.

Pengambilan data CPCL di Polman dilakukan pada Kelompok Tani Mekar Mayang Sari di Desa Mombi, Kecamatan Alu. Kelompok tani ini diketuai Rusni Hasri. Jenis bantuan yang akan diterima kelompok tani tersebut adalah Bangunan UPH Pengolahan Gula Semut/Gula Cair.

Untuk di Mamasa, pengambilan data CPCL dilakukan pada Kelompok Tani Eran Batu berlokasi di Desa Tanete Batu, Kecamatan Messawa. Kelompok tani ini diketuai Darius Oba. Bantuan yang akan diberikan berupa Bangunan Pengering Biji Kopi (Solar Dryer). Selain di desa tersebut, pengambilan data CPCL juga dilakukan di Desa Lembana Salulo, Kecamatan Mamasa, tepatnya pada Kelompok Tani Siulu yang diketuai Efraim.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Sulbar, Hermanto mengatakan, persiapan data CPCL dan percepatan pelaksanaan kegiatan pemberian bantuan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan menambah kesejahteraan petani.

Disampaikan, untuk percepatan dan pengawasan pelaksaaan kegiatan itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perkebunan Polman dan Dinas Perkebunan Mamasa, sehingga bantuan yang akan disalurkan tepat sasaran dan memastikan bantuan yang disalurkan tersebut benar-benar dimanfaatkan kelompok tani yang menerima bantuan.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Sulbar, Herdin Ismail meminta pengambilan data CPCL dan percepatan persiapan pelaksanaan pemberian bantuan untuk kelompok tani tersebut harus secepatnya dilaksanakan.

“Ini untuk memaksimalkan produk olahan kelompok tani yang menerima bantuan, karena dengan adanya bantuan ini diharapkan produk olahan mereka bisa lebih berkualitas dan bisa mendatangkan manfaat serta hasil olahan yang lebih baik lagi, seperti bantuan solar dryer untuk pengering kopi, dengan bantuan ini akan mempercepat waktu pengeringan kopi dan biji kopi yang dihasilkan juga lebih berkualitas,” ujarnya. (rls)

Berita Terkait

Sekda Sulbar Junda Maulana Soroti Hilirisasi hingga Kehutanan dalam Pemilihan Dekan Fapertahut Unsulbar
Mulai 2027, Kerja Sama Media Pemprov Sulbar Wajib Lewat E-Purchasing
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Dinkes Sulbar Ingatkan Warga Waspada
Karhutla Mengancam Sulbar, BPBD Minta Warga Siapkan Tas Darurat
Makam La Salaga Jadi Sorotan, Ada Jejak Bali di Tanah Mamuju
Sulteng Kuasai Piala Gubernur Gateball Sulbar, Junda Maulana Bicara Jam Terbang
6 Ton Udang Pasangkayu Hasilkan Rp30 Miliar, DKP Sulbar: Jangan Lagi Nyeberang
Komisi II DPRD Sulbar Belajar Strategi APBD Perubahan dari Sulsel
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Soroti Hilirisasi hingga Kehutanan dalam Pemilihan Dekan Fapertahut Unsulbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Mulai 2027, Kerja Sama Media Pemprov Sulbar Wajib Lewat E-Purchasing

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Dinkes Sulbar Ingatkan Warga Waspada

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Karhutla Mengancam Sulbar, BPBD Minta Warga Siapkan Tas Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Makam La Salaga Jadi Sorotan, Ada Jejak Bali di Tanah Mamuju

Berita Terbaru