PUPR Sulbar Dorong KP2B 87 Persen dalam RTRW, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini ditandai dengan kehadiran Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, dalam rapat pembahasan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) pada Draft Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Barat.

Rapat strategis yang digelar di Jakarta, Jumat, 17 April 2026 tersebut menjadi langkah konkret dalam memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan kebijakan nasional, khususnya dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketersediaan pangan.

Kegiatan yang berlangsung di Arosa Hotel Jakarta itu menitikberatkan pada pencapaian target Strategi Nasional (Stranas), yakni sebesar 87 persen KP2B dari total Lahan Baku Sawah (LBS). Target ini dinilai krusial sebagai indikator utama dalam menjaga eksistensi lahan pertanian produktif di tengah tekanan alih fungsi lahan.

Kehadiran Surya Yuliawan Sarifuddin sekaligus menegaskan keseriusan Pemprov Sulbar dalam mengintegrasikan kebijakan KP2B ke dalam revisi RTRW. Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi berbasis potensi unggulan daerah, khususnya sektor pertanian.

“Melalui forum ini, kami mendorong adanya kesepakatan luasan KP2B yang realistis namun tetap mengacu pada target nasional 87 persen dari LBS. Ini penting agar arah kebijakan tata ruang kita selaras dengan upaya menjaga ketahanan pangan,” ujar Surya.

Ia menegaskan, kejelasan data serta komitmen lintas sektor menjadi faktor penentu dalam pencapaian target tersebut. Menurutnya, tanpa sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, upaya perlindungan lahan pertanian berkelanjutan akan sulit diwujudkan secara optimal.

Lebih lanjut, Surya menekankan bahwa integrasi KP2B dalam RTRW bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi lahan pertanian dari ancaman alih fungsi yang tidak terkendali.

“Ini bukan hanya soal administrasi perencanaan, tetapi bagaimana kita memastikan lahan produktif tetap terjaga demi keberlanjutan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Sulbar berharap dapat memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing daerah melalui sektor pertanian yang tangguh dan terencana.

Berita Terkait

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:11 WIB

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:08 WIB

Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:06 WIB

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB