RBA RSUD Sulbar 2026 Disesuaikan, BPKAD Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola layanan kesehatan melalui penyesuaian perencanaan dan penganggaran. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menghadiri Rapat Perubahan Pertama Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026.

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (5/5/2026), dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penyesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran BLUD RSUD agar selaras dengan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat serta dinamika fiskal daerah.

Penyesuaian RBA tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Dalam keterangannya, Mohammad Ali Chandra menegaskan bahwa perubahan RBA merupakan langkah strategis untuk menjaga fleksibilitas pengelolaan keuangan BLUD tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Perubahan RBA ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pengelolaan keuangan RSUD sebagai BLUD tetap adaptif terhadap kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, sekaligus tetap berada dalam koridor tata kelola keuangan daerah yang baik dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga menekankan komitmen BPKAD dalam mendukung optimalisasi pengelolaan keuangan BLUD melalui penguatan aspek perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui rapat ini, diharapkan lahir kesepakatan strategis dalam penyempurnaan RBA BLUD RSUD Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Langkah tersebut diyakini akan mendorong peningkatan kinerja layanan kesehatan, sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah di Sulawesi Barat, khususnya dalam sektor pelayanan dasar.

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Pastipadu Sulbar Diperkuat, Stunting dan Kemiskinan Terus Menurun
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:11 WIB

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:08 WIB

Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:42 WIB

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:50 WIB

DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB