Iklan Google AdSense

Rekonstruksi Tragis di Wonomulyo: 23 Adegan Ungkap Detik-Detik Maut Tewasnya Ian

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Satuan Reserse Kriminal Polres Polewali Mandar menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan dengan senjata tajam yang menewaskan Septian Dwi Putra Husain, S.H., M.Kn. atau yang akrab disapa Ian. Rekonstruksi digelar di Lingkungan Ujung Baru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Senin (01/12/25), dan menjadi perhatian publik karena memeragakan langsung kronologi lengkap peristiwa berdarah tersebut.

Iklan Bersponsor Google

Kegiatan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., berdasarkan LP/B/336/XI/2025/SPKT/Polres Polewali Mandar/Polda Sulbar. Dalam rekonstruksi itu, dua tersangka—Akhmad alias Bapak Arya serta Arya Dirgantara—memperagakan 23 adegan yang menggambarkan runtutan kejadian hingga korban mengalami luka fatal dan akhirnya meninggal dunia. Seluruh adegan dilakukan tepat di depan rumah pelaku utama.

Baca Juga :  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kembali Digelar Di Kabupaten Polewali Mandar

Kehadiran berbagai pihak mempertegas keseriusan penegakan hukum dalam kasus ini. Turut hadir Kasi Pidum Kejari Polewali Rizal Djamaluddin, S.H., perwakilan Bapas Polewali Iin Amrina, S.Kom, serta Gusrinaldi, kakak korban sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulbar. Sejumlah saksi penting juga turut menyaksikan jalannya rekonstruksi.

Sebelum kegiatan dilakukan, Kasat Reskrim bersama Kasat Intelkam Polres Polman telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban terkait teknis pelaksanaan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan tertib.

Baca Juga :  Gagalkan Tawuran Berdarah! Polisi Wonomulyo Amankan Pemuda Bawa Sajam dan Narkoba Boje

Proses pengamanan dipimpin oleh AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., melibatkan gabungan personel Polres Polman dan Polsek Wonomulyo serta dukungan pejabat utama Polres Polman. Pengamanan ketat dilakukan untuk mengantisipasi potensi ketegangan mengingat kasus ini menyita perhatian besar masyarakat.

Kasus penganiayaan yang merenggut nyawa tersebut kini memasuki tahap lanjutan penyidikan. Polres Polman menegaskan komitmennya dalam menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan, sebagai bentuk penegakan hukum atas hilangnya nyawa korban serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga yang ditinggalkan.

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Tak Sekadar Menindak, Satpol PP Polman Turun Langsung Edukasi Warga: Perang Terhadap Sampah Dimulai dari Wonomulyo
Teror Pencurian Menggila di Limboro! Polisi Sisir Dua TKP, Kelapa Raib–Gardu Rokok Dibobol Berulang
Darurat Sampah Wonomulyo! Satpol PP Polman Turun Tangan, Penjagaan Dimulai 10 Januari
Dapur Nyaris Jadi Neraka di Pekkabata: Sigapnya Warga Jinakkan Api, “Human Error” Jadi Alarm Bahaya Awal 2026
Warga Labung Tangkap Basah Pelaku Pencurian, Remaja 15 Tahun Diamankan Polisi
Koramil 1402-04/Tinambung Laksanakan Patroli Malam di Desa Karama
Bupati Polman Turun Sawah, Musim Tanam Rendengan 2026 Resmi Dimulai di Mapilli
Pria di Campalagian Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Depresi Judi Online
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:33 WIB

Tak Sekadar Menindak, Satpol PP Polman Turun Langsung Edukasi Warga: Perang Terhadap Sampah Dimulai dari Wonomulyo

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:50 WIB

Teror Pencurian Menggila di Limboro! Polisi Sisir Dua TKP, Kelapa Raib–Gardu Rokok Dibobol Berulang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:10 WIB

Darurat Sampah Wonomulyo! Satpol PP Polman Turun Tangan, Penjagaan Dimulai 10 Januari

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:09 WIB

Dapur Nyaris Jadi Neraka di Pekkabata: Sigapnya Warga Jinakkan Api, “Human Error” Jadi Alarm Bahaya Awal 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:05 WIB

Warga Labung Tangkap Basah Pelaku Pencurian, Remaja 15 Tahun Diamankan Polisi

Berita Terbaru