POLMAN — Musibah kebakaran kembali mengguncang wilayah Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar. Satu unit rumah milik warga di Dusun Manjopai, Desa Karama, dilalap si jago merah pada Selasa (16/12/2025) sore. Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga sekitar dan aparat kepolisian setempat.
Personel Polsek Tinambung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu menerima laporan dari masyarakat. Kapolsek Tinambung, IPTU Azharil Naufal, menjelaskan bahwa rumah yang terbakar merupakan milik Rada (60) dan Daaming (65). Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena kedua pemiliknya sedang berada di Pasar Tinambung bersama anaknya.
Api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WITA. Warga melihat kepulan asap hitam membumbung tinggi dari bagian rumah korban. Menyadari adanya kebakaran, warga sekitar tanpa menunggu lama langsung bergotong royong melakukan pemadaman awal dengan menggunakan air sumur dan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Upaya warga tersebut cukup membantu menahan api agar tidak merembet ke rumah lain di sekitarnya. Sekitar pukul 16.00 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tinambung tiba di lokasi. Petugas pemadam kemudian melakukan penyemprotan secara intensif dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 16.20 WITA.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, api menghanguskan sebagian besar bangunan rumah sehingga korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp20 juta.
Kapolsek Tinambung IPTU Azharil Naufal menambahkan, berdasarkan keterangan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Personel Polsek Tinambung telah mengamankan lokasi kejadian, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar TKP. Penyelidikan masih terus berjalan,” ujar IPTU Azharil.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik rumah tangga. Pemeriksaan rutin instalasi listrik dinilai penting guna mencegah terjadinya musibah serupa.
Hingga sore hari, situasi di sekitar lokasi kebakaran terpantau aman dan kondusif. Warga kembali beraktivitas seperti biasa, sementara aparat kepolisian tetap siaga memastikan tidak ada gangguan lanjutan pascakebakaran.










